Hore! Pemkot Tangsel Gratiskan Seragam Batik dan Olahraga untuk Siswa SD-SMP Mulai Tahun Ini

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan bersama jajaran meninjau kegiatan belajar mengajar di sekolah dasar negeri. Pemkot Tangsel mulai menggulirkan program seragam batik dan olahraga gratis bagi siswa SD dan SMP negeri untuk meringankan beban orang tua.

Siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan mulai merealisasikan program bantuan seragam sekolah gratis bagi siswa SD dan SMP negeri pada tahun 2026.

Program ini difokuskan untuk membantu meringankan beban ekonomi orang tua sekaligus memperkuat akses pendidikan bagi anak-anak.

Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan mengatakan, bantuan seragam tahap awal akan diberikan kepada siswa kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP negeri.

“Tahun ini Tangsel mulai menganggarkan seragam sekolah untuk kelas 1 SD, kelas 4 SD, dan kelas 7 SMP. Untuk SD kelas 4 diberikan lagi karena anak-anak kan badannya berkembang,” kata Pilar, di SD Negeri Babakan 1 Tangsel, ditulis pada Jumat (5/6/2026).

Ia menjelaskan, bantuan yang diberikan saat ini belum mencakup seluruh jenis seragam sekolah.

Pemkot Tangsel baru mengalokasikan anggaran untuk seragam batik sekolah dan pakaian olahraga melalui skema Bantuan Operasional Sekolah Daerah (BOSDA).

“Untuk baju putih mudah-mudahan ke depan APBD bisa menganggarkan. Tapi sekarang dimulai dari baju batik dan olahraga untuk meringankan orang tua,” ujarnya.

Menurut Pilar, kebijakan tersebut lahir dari aspirasi masyarakat dan hasil diskusi dengan banyak wali murid yang mengeluhkan tingginya kebutuhan biaya pendidikan, terutama untuk perlengkapan sekolah.

“Kita implementasi kebijakan dengan Pak Walikota untuk meringankan orang tua. Sambutannya sangat antusias,” katanya.

Ia menegaskan, bantuan seragam gratis ini menggunakan tambahan alokasi BOSDA yang bersumber dari APBD Kota Tangerang Selatan.

“Untuk baju batik dan olahraga kita sediakan gratis dari APBD melalui BOSDA. Mudah-mudahan ke depan kalau anggaran makin kuat, kita bisa anggarkan lebih. Pengennya memang semuanya,” ucap Pilar.

Pilar mengakui kondisi ekonomi sebagian masyarakat saat ini masih menghadapi tekanan.

Karena itu, pemerintah daerah mencoba hadir memberikan solusi konkret melalui sektor pendidikan.

“Orang tua secara ekonomi sedang struggle. Ini yang kita berikan supaya memberikan solusi buat mereka,” ujarnya.

Meski menghadapi tantangan fiskal dan pembagian anggaran untuk berbagai sektor seperti infrastruktur, kesehatan, operasional, hingga pendidikan, Pemkot Tangsel tetap menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama.

“Pendidikan tetap nomor satu untuk anak-anak kita. Terutama membantu orang tua supaya lebih ringan lagi dalam memberikan fasilitas untuk anak-anaknya,” tegas Pilar.

Program ini akan mulai direalisasikan menjelang tahun ajaran baru 2026/2027.

Distribusi seragam ditargetkan berlangsung pada Juli mendatang bersamaan dengan masuknya peserta didik baru.

“Tahun ini dimulai. Juli nanti sudah dibagikan. Sekarang Dinas Pendidikan sedang mempersiapkan itu,” katanya.

Menariknya, seragam batik yang diberikan nantinya akan dibuat seragam untuk seluruh sekolah negeri di Kota Tangerang Selatan sehingga memiliki identitas yang sama di seluruh wilayah.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

Bambang Febrianto: