Benyamin Pilih Sistem Sewa Kendaraan, Ratusan Mobil Dinas Lama Pemkot Tangsel Segera Dilelang

Walikota Tangsel Benyamin Davnie saat sambutan Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) 2027 dan soft launching aplikasi SANSET di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel, Senin (18/5/2026).

Siarnitas.id – Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Benyamin Davnie mengungkapkan kebijakan baru terkait pengelolaan kendaraan dinas di lingkungan Pemkot Tangsel.

Alih-alih membeli kendaraan baru, pemerintah kini lebih memilih menggunakan sistem sewa untuk menekan pemborosan anggaran dan meningkatkan efisiensi aset daerah.

Pernyataan itu disampaikan Benyamin saat menghadiri Sosialisasi Penyusunan Rencana Kebutuhan Barang Milik Daerah (RKBMD) 2027 dan soft launching aplikasi SANSET di Aula Blandongan, Pemkot Tangsel, Senin (18/5/2026).

Menurut Benyamin, langkah tersebut diambil karena masih ditemukan pengadaan barang yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan.

Selain itu, terdapat pula aset yang penggunaannya belum optimal sehingga perlu dilakukan pembenahan tata kelola.

“Hal ini menjadi sangat penting mengingat masih ditemukan adanya pengadaan yang belum sepenuhnya sesuai kebutuhan, duplikasi barang, serta aset yang kurang dimanfaatkan secara optimal di lapangan,” ujarnya.

Ia kemudian mencontohkan kebijakan kendaraan dinas yang kini tidak lagi dilakukan melalui pembelian unit baru.

Pemkot Tangsel memilih skema sewa kendaraan sebagai solusi yang dinilai lebih efisien dan fleksibel.

“Misalnya, Pak Dirjen, Pak Direktur, saya sudah tidak lagi membeli kendaraan bermotor, Pak. Tapi sewa, sistemnya dengan sewa saja,” kata Benyamin.

Tak hanya itu, kendaraan dinas yang sudah melewati batas usia operasional juga mulai diproses untuk dilelang.

Saat ini, jumlah kendaraan yang masuk proses lelang disebut mencapai ratusan unit.

“Kendaraan-kendaraan bermotor yang sudah melampaui batas usianya sudah kita lelang, dalam proses lelang beberapa ratus unit barang yang ada saat ini,” lanjutnya.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Tangsel dalam memperbaiki tata kelola aset daerah agar lebih efisien, transparan, dan tepat sasaran.

Langkah itu juga diharapkan mampu mengurangi beban biaya perawatan kendaraan lama yang selama ini cukup besar dalam anggaran daerah.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

Bambang Febrianto: