siarnitas.id – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan mengimbau kendaraan dinas di lingkungan Pemerintah Kota Tangsel yang masih menggunakan pelat hitam atau putih agar dikembalikan menjadi pelat merah.
Menurut Pilar, penggunaan pelat kendaraan juga menjadi bagian dari upaya mendekatkan pejabat dengan warga. Ia mengakui masih ada jarak psikologis antara pejabat dan masyarakat ketika berada di lapangan.
“Ya sebetulnya kan dalam turun itu ke lapangan kalau saya ya, sama Pak Walikota itu memang ada beberapa, ya psikis masyarakat lah ya, mereka itu ada jarak lah antara, ya sekarang kan di Indonesia lah kita lihat, ada jarak antara seorang pejabat dengan warganya,” kata Pilar di Pemkot Tangsel, ditulis pada Rabu (2/9/2026).
Dari evaluasi tersebut, kendaraan yang tidak semestinya menggunakan pelat hitam maupun putih diminta dikembalikan ke pelat merah.
“Tapi kita juga evaluasi, ya akhirnya semua yang memang tidak boleh pelat hitam atau pelat putih, ya kita kembalikan kepada pelat merah, gitu kan. Ini evaluasi buat kita bersama lah,” ujar Pilar.
Selain persoalan pelat kendaraan, Pilar mengingatkan pejabat agar kendaraan dinas digunakan untuk kepentingan pekerjaan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Dan teman-teman pejabat juga ya jangan disalahgunakan kendaraan itu untuk kepentingan lain. Tapi fokus untuk kepentingan turun kepada masyarakat,” jelas Pilar.
Ia mencontohkan kendaraan dinas yang digunakannya untuk menghadiri berbagai kegiatan masyarakat, termasuk pada Sabtu dan Minggu.
“Seperti yang mobil saya ini kan memang keliling untuk kegiatan masyarakat, baik itu Sabtu, Minggu, gitu,” ungkapnya.
Pilar meminta penggunaan kendaraan dinas di lingkungan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) hingga tingkat kecamatan dan kelurahan disesuaikan dengan kebutuhan kedinasan. Kendaraan tersebut tidak semestinya dipakai untuk kepentingan pribadi.
“Gunakanlah, ya, untuk sesuai dengan kebutuhannya. Bukan untuk misalkan jalan keluar kota untuk liburan atau misalkan untuk rekreasi, ya jangan,” imbuhnya.
Ia menilai penggunaan kendaraan dinas di luar kepentingan kedinasan justru dapat menimbulkan persoalan. Karena itu, seluruh jajaran Pemkot Tangsel diminta menggunakan fasilitas tersebut secara tepat sesuai tugas masing-masing.
Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News