<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Tangerang Selatan Archives - siarnitas</title>
	<atom:link href="https://siarnitas.id/category/tangerang-raya/tangerang-selatan/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://siarnitas.id/category/tangerang-raya/tangerang-selatan/</link>
	<description>Jernih Menyiarkan</description>
	<lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 06:28:59 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.7</generator>

<image>
	<url>https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2022/05/LOGO-S-SIARNITAS-WARNA-BARU-2-120x120.png</url>
	<title>Tangerang Selatan Archives - siarnitas</title>
	<link>https://siarnitas.id/category/tangerang-raya/tangerang-selatan/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>4.844 Kasus ISPA Tercatat di Tangsel hingga Minggu ke-34, Dinkes: Seluruhnya Tertangani</title>
		<link>https://siarnitas.id/4-844-kasus-ispa-tercatat-di-tangsel-hingga-minggu-ke-34-dinkes-seluruhnya-tertangani/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 06:28:59 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Kasus ISPA Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21126</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat sebanyak 4.844 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga minggu ke-34 tahun 2026. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Fitria Oriza mengatakan, angka tersebut merupakan jumlah kasus kumulatif yang tercatat sejak awal tahun hingga akhir minggu ke-34. &#8220;Untuk ISPA [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/4-844-kasus-ispa-tercatat-di-tangsel-hingga-minggu-ke-34-dinkes-seluruhnya-tertangani/">4.844 Kasus ISPA Tercatat di Tangsel hingga Minggu ke-34, Dinkes: Seluruhnya Tertangani</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/dinkes-tangsel-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-pada-mata-jangan-dikucek/"><strong>siarnitas.id</strong></a> — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mencatat sebanyak 4.844 kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) hingga minggu ke-34 tahun 2026.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Fitria Oriza mengatakan, angka tersebut merupakan jumlah kasus kumulatif yang tercatat sejak awal tahun hingga akhir minggu ke-34.</p>
<p>&#8220;Untuk ISPA itu sampai dengan minggu ke-34, yaitu minggu kemarin, itu ada 4.844 kasus. Tapi itu kasus kumulatif ya. Jadi dari tanggal 1 Januari sampai dengan akhir minggu kemarin itu ada 4.844 kasus. Seperti itu untuk ISPA,&#8221; ujar Fitria di DPRD Tangsel, ditulis pada Selasa (8/9/2026).</p>
<p>Fitria menegaskan, angka tersebut belum menunjukkan adanya peningkatan kasus ISPA secara signifikan setelah terjadinya paparan abu vulkanik.</p>
<p>&#8220;Untuk sampai detik ini sih kita belum ada peningkatan kasus signifikan ya untuk ISPA, masih seperti minggu-minggu sebelumnya, belum ada peningkatan,&#8221; katanya.</p>
<p>Menurut Fitria, ISPA tidak hanya disebabkan oleh abu vulkanik. Penyakit tersebut juga dapat dipengaruhi berbagai faktor lain, seperti virus dan alergi.</p>
<p>&#8220;Memang infeksi saluran pernapasan atas itu bukan abu vulkanik ini bukan satu-satunya penyebab infeksi saluran pernapasan atas, karena kalau ISPA ini kan dari sebelum ada abu vulkanik juga angkanya cukup tinggi ya, karena bisa dari virus, bisa karena alergi, bisa karena lain-lain,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Meski belum terjadi peningkatan signifikan, Dinkes Tangsel tetap melakukan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan abu vulkanik.</p>
<p>Salah satunya melalui penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi anak-anak sekolah. Kebijakan tersebut ditujukan untuk mengurangi paparan abu vulkanik, khususnya saat anak melakukan perjalanan dari dan menuju sekolah.</p>
<p>&#8220;Jadi kita pencegahan. Jadi intinya PJJ itu adalah kita untuk pencegahan, jangan sampai nanti angka peningkatan infeksi saluran pernapasan atas itu meningkat,&#8221; ujar Fitria.</p>
<p>Ia juga memastikan seluruh kasus ISPA yang tercatat hingga saat ini telah mendapatkan penanganan.</p>
<p>&#8220;Seluruhnya sudah tertangani. Seluruhnya sudah tertangani,&#8221; tegasnya.</p>
<p>Fitria menambahkan, langkah pencegahan diperlukan agar paparan abu vulkanik tidak memicu peningkatan gangguan pernapasan yang lebih lanjut.</p>
<p>&#8220;Tapi kita meminimalisir efek akibat dari abu vulkanik ini ke pernapasan, takutnya nanti menyebabkan infeksi yang lebih lanjut seperti pneumonia dan lain-lain,&#8221; katanya.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/4-844-kasus-ispa-tercatat-di-tangsel-hingga-minggu-ke-34-dinkes-seluruhnya-tertangani/">4.844 Kasus ISPA Tercatat di Tangsel hingga Minggu ke-34, Dinkes: Seluruhnya Tertangani</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Pada Mata, Jangan Dikucek</title>
		<link>https://siarnitas.id/dinkes-tangsel-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-pada-mata-jangan-dikucek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 08 Sep 2026 04:59:58 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Dinkes Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21123</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, termasuk pada organ mata. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Fitria Oriza mengatakan, abu vulkanik mengandung silika yang dapat memberikan dampak terhadap jaringan tubuh jika terpapar. Menurutnya, silika pada abu vulkanik [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/dinkes-tangsel-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-pada-mata-jangan-dikucek/">Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Pada Mata, Jangan Dikucek</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/dinkes-tangsel-tekankan-pentingnya-gizi-ibu-hamil-untuk-cegah-stunting/"><strong>siarnitas.id</strong></a> — Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengingatkan masyarakat untuk mewaspadai dampak abu vulkanik terhadap kesehatan, termasuk pada organ mata.</p>
<p>Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, dr. Fitria Oriza mengatakan, abu vulkanik mengandung silika yang dapat memberikan dampak terhadap jaringan tubuh jika terpapar.</p>
<p>Menurutnya, silika pada abu vulkanik memiliki karakter seperti kaca atau beling ketika dilihat melalui mikroskop. Kondisi tersebut membuat abu vulkanik perlu diwaspadai ketika masuk ke mata maupun saluran pernapasan.</p>
<p>&#8220;Ini kan (debu vulkanik) konsistensinya dia itu mengandung silika. Jadi kalau silika itu di mikroskop itu gambarnya seperti beling ya atau kaca, sehingga kalau misalnya masuk ke pernapasan itu bisa melukai jaringan-jaringan pernapasan,&#8221; ujar Fitria di DPRD Tangsel, ditulis pada Selasa (8/9/2026).</p>
<p>Fitria menjelaskan, abu vulkanik yang mengenai mata dapat menyebabkan iritasi. Masyarakat yang merasa kelilipan akibat abu vulkanik diminta tidak langsung mengucek mata.</p>
<p>&#8220;Jadi kalau misalnya debu itu kena mata nih, misalnya teman-teman semuanya kelilipan misalnya abu vulkanik yang sekarang lagi kena ini, itu enggak boleh dikucek,&#8221; katanya.</p>
<p>Ia menyarankan mata yang terkena abu vulkanik segera dibilas menggunakan air mengalir. Cara tersebut dinilai dapat membantu melepaskan partikel abu dari mata tanpa menyebabkan gesekan pada kornea.</p>
<p>&#8220;Jadi lebih kita disiram pakai air mengalir, sehingga nanti silikanya itu bisa lepas tanpa melukai kornea,&#8221; ujar Fitria.</p>
<p>Menurutnya, mengucek mata ketika terdapat partikel abu vulkanik justru dapat menimbulkan luka pada kornea.</p>
<p>&#8220;Karena kalau misalnya kelilipan kemudian dikucek, nah itu bisa menyebabkan baret ya di kornea kita sehingga menyebabkan iritasi pada mata yang cukup lumayan parah gitu,&#8221; katanya.</p>
<p>Selain mata, Fitria mengingatkan masyarakat agar memperhatikan paparan abu vulkanik terhadap saluran pernapasan. Penggunaan masker diperlukan untuk mengurangi risiko partikel abu masuk ke dalam pernapasan.</p>
<p>&#8220;Begitu juga pernapasan, kalau kita tidak menggunakan masker, kalau misalnya abu vulkanik masuk ke pernapasan kita, itu bisa melukai dan kayak seperti mikrolesi ya, luka tapi kecil-kecil gitu ya, dan bisa mengakibatkan infeksi,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Dinkes Tangsel juga mengimbau masyarakat, terutama kelompok rentan, untuk mengurangi aktivitas di luar rumah selama kondisi paparan abu vulkanik masih berlangsung.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/dinkes-tangsel-ingatkan-bahaya-abu-vulkanik-pada-mata-jangan-dikucek/">Dinkes Tangsel Ingatkan Bahaya Abu Vulkanik Pada Mata, Jangan Dikucek</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>PJJ Tangsel Diperpanjang, Sekolah Diminta Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau</title>
		<link>https://siarnitas.id/pjj-tangsel-diperpanjang-sekolah-diminta-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 15:24:33 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dikbud Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21117</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 8-9 September 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/5630/Dikbud/2026 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai Langkah Kesiapsiagaan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau di Lingkungan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pjj-tangsel-diperpanjang-sekolah-diminta-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau/">PJJ Tangsel Diperpanjang, Sekolah Diminta Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-masih-menyebar-pjj-di-tangsel-berpotensi-diperpanjang/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kota Tangerang Selatan memperpanjang pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi seluruh satuan pendidikan selama dua hari, yakni Selasa hingga Rabu, 8-9 September 2026.</p>
<p>Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 400.3.1/5630/Dikbud/2026 tentang Perpanjangan Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai Langkah Kesiapsiagaan Dampak Erupsi Gunung Anak Krakatau di Lingkungan Satuan Pendidikan Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>Surat edaran yang dikeluarkan pada 7 September 2026 itu ditujukan kepada seluruh satuan pendidikan di Kota Tangsel.</p>
<figure id="attachment_21119" aria-describedby="caption-attachment-21119" style="width: 613px" class="wp-caption aligncenter"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="wp-image-21119 size-large" src="https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-613x1024.jpg" alt="PJJ Tangsel" width="613" height="1024" srcset="https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-613x1024.jpg?v=1788794512 613w, https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-180x300.jpg?v=1788794512 180w, https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-14x24.jpg?v=1788794512 14w, https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-22x36.jpg?v=1788794512 22w, https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026-29x48.jpg?v=1788794512 29w, https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2026/09/IMG-20260907-WA0026.jpg?v=1788794512 702w" sizes="(max-width: 613px) 100vw, 613px" /><figcaption id="caption-attachment-21119" class="wp-caption-text">Surat edaran dari Dikbud Tangsel perihal Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).</figcaption></figure>
<p>Perpanjangan PJJ mencakup jenjang PAUD/TK, SD, SMP dan Kesetaraan di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel.</p>
<p>Dalam surat tersebut disebutkan, kebijakan perpanjangan PJJ berkaitan dengan perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau yang berdampak terhadap keselamatan dan kesehatan peserta didik, sekaligus untuk memastikan pemenuhan hak anak atas layanan pendidikan tetap berjalan.</p>
<p>Kepala Dikbud Tangsel Deden Deni, M.M., M.A. menandatangani surat edaran tersebut. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel juga akan terus berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangsel.</p>
<p>Koordinasi dilakukan untuk memperoleh pertimbangan teknis mengenai perkembangan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) serta arah sebaran abu vulkanik.</p>
<p>Informasi tersebut menjadi bahan pertimbangan dalam menentukan kebijakan pembelajaran selanjutnya.</p>
<p>Selama PJJ berlangsung, kepala satuan pendidikan diwajibkan memastikan kegiatan belajar tetap berjalan secara bermakna, aktif dan terarah.</p>
<p>Sekolah dapat memanfaatkan ekosistem digital pembelajaran seperti portal LMS, Google Classroom maupun media daring resmi sekolah.</p>
<p>Selain itu, sekolah harus memantau keterlaksanaan proses belajar mengajar serta kehadiran pendidik dan peserta didik secara daring.</p>
<p>Rekapitulasi pelaksanaan PJJ juga wajib disusun dan dilaporkan secara berkala kepada Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tangsel melalui bidang pembinaan terkait.</p>
<p>Dikbud Tangsel juga meminta peran orang tua atau wali murid selama PJJ berlangsung.</p>
<p>Mereka diimbau memberikan pendampingan, pengawasan dan bimbingan aktif kepada anak selama mengikuti pembelajaran dari rumah.</p>
<p>Orang tua juga diminta mengurangi aktivitas anak di luar ruangan untuk menghindari paparan abu vulkanik secara langsung.</p>
<p>Jika anak terpaksa beraktivitas di luar rumah, mereka diminta menggunakan masker standar medis atau respirator.</p>
<p>Adapun kebijakan pembelajaran selanjutnya akan diinformasikan kembali melalui kanal resmi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan berdasarkan perkembangan kondisi dan hasil koordinasi dengan instansi terkait.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pjj-tangsel-diperpanjang-sekolah-diminta-waspadai-sebaran-abu-vulkanik-anak-krakatau/">PJJ Tangsel Diperpanjang, Sekolah Diminta Waspadai Sebaran Abu Vulkanik Anak Krakatau</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abu Vulkanik Menyebar di Tangsel, Benyamin Tegaskan Tak Ada WFH, Pelayanan Publik Tetap Berjalan</title>
		<link>https://siarnitas.id/abu-vulkanik-menyebar-di-tangsel-benyamin-tegaskan-tak-ada-wfh-pelayanan-publik-tetap-berjalan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 06:58:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21114</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) belum menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), meski penyebaran abu vulkanik masih terjadi di wilayah Tangerang Selatan. Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan, aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi tersebut. “Belum (ASN WFH),” kata [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-menyebar-di-tangsel-benyamin-tegaskan-tak-ada-wfh-pelayanan-publik-tetap-berjalan/">Abu Vulkanik Menyebar di Tangsel, Benyamin Tegaskan Tak Ada WFH, Pelayanan Publik Tetap Berjalan</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-masih-menyebar-pjj-di-tangsel-berpotensi-diperpanjang/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) belum menerapkan kebijakan bekerja dari rumah atau work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), meski penyebaran abu vulkanik masih terjadi di wilayah Tangerang Selatan.</p>
<p>Walikota Tangsel, Benyamin Davnie menegaskan, aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan di tengah kondisi tersebut.</p>
<p>“Belum (ASN WFH),” kata Benyamin di DPRD Tangsel, pada Senin (7/9/2026).</p>
<p>Menurut Benyamin, tidak ada keputusan untuk menerapkan WFH bagi ASN. Ia menegaskan pelayanan publik harus tetap berjalan dan masyarakat tetap mendapatkan layanan dari pemerintah.</p>
<p>“Jadi WFH belum kami putuskan,” tegasnya.</p>
<p>Benyamin memastikan aktivitas pelayanan publik di lingkungan Pemkot Tangsel tetap berjalan seperti biasa.</p>
<p>“Masih tetap berjalan dan harus terus berjalan,” ujarnya.</p>
<p>Ia mengatakan, pemerintah daerah tidak mungkin membatasi ruang gerak masyarakat dewasa hanya karena kondisi penyebaran abu vulkanik.</p>
<p>Menurutnya, penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan saat beraktivitas.</p>
<p>“Kita kan tidak mungkin melarang orang dewasa untuk membatasi ruang geraknya,” katanya.</p>
<p>Dalam kesempatan tersebut, Benyamin juga menyampaikan bahwa Pemkot Tangsel telah membagikan masker sebagai bagian dari upaya mengurangi risiko paparan abu vulkanik.</p>
<p>Selain itu, Pemkot Tangsel mulai menyiapkan pemantauan terhadap dampak abu vulkanik bagi kesehatan warga.</p>
<p>Salah satu yang menjadi perhatian adalah kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).</p>
<p>Benyamin meminta data dari puskesmas dan fasilitas kesehatan (faskes) untuk mengetahui kondisi kasus ISPA di Tangsel.</p>
<p>“Bahkan saya ingin menyiagakan nanti, saya ingin dapat data juga dari Puskesmas dan dari faskes kita, ini seberapa besar ISPA-nya,” ungkapnya.</p>
<p>Data tersebut akan menjadi bahan evaluasi pemerintah daerah dalam menentukan langkah penanganan penyebaran abu vulkanik di Tangerang Selatan.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) masih memantau kondisi penyebaran abu vulkanik yang berdampak ke wilayah Tangerang Selatan.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Pemkot Tangsel untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para pelajar.</p>
<p>Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, keputusan menerapkan PJJ diambil setelah pihaknya melakukan rapat bersama Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</p>
<p>“Iya. Kemarin malam kami rapat, Dinas Pendidikan, BPBD dengan kami,” kata Benyamin di DPRD Tangsel, pada Senin (7/9/2026).</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-menyebar-di-tangsel-benyamin-tegaskan-tak-ada-wfh-pelayanan-publik-tetap-berjalan/">Abu Vulkanik Menyebar di Tangsel, Benyamin Tegaskan Tak Ada WFH, Pelayanan Publik Tetap Berjalan</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Abu Vulkanik Masih Menyebar, PJJ di Tangsel Berpotensi Diperpanjang?</title>
		<link>https://siarnitas.id/abu-vulkanik-masih-menyebar-pjj-di-tangsel-berpotensi-diperpanjang/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 07 Sep 2026 06:32:54 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Abu Vulkanik]]></category>
		<category><![CDATA[PJJ Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21110</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) masih memantau kondisi penyebaran abu vulkanik yang berdampak ke wilayah Tangerang Selatan. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Pemkot Tangsel untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para pelajar. Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, keputusan menerapkan PJJ diambil setelah pihaknya melakukan rapat bersama Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-masih-menyebar-pjj-di-tangsel-berpotensi-diperpanjang/">Abu Vulkanik Masih Menyebar, PJJ di Tangsel Berpotensi Diperpanjang?</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/kasus-covid-19-meningkat-lagi-dindik-kota-tangerang-terapkan-pjj/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) masih memantau kondisi penyebaran abu vulkanik yang berdampak ke wilayah Tangerang Selatan.</p>
<p>Kondisi tersebut menjadi pertimbangan Pemkot Tangsel untuk memperpanjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) bagi para pelajar.</p>
<p>Walikota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, keputusan menerapkan PJJ diambil setelah pihaknya melakukan rapat bersama Dinas Pendidikan dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD).</p>
<p>“Iya. Kemarin malam kami rapat, Dinas Pendidikan, BPBD dengan kami,” kata Benyamin di DPRD Tangsel, pada Senin (7/9/2026).</p>
<p>Menurutnya, data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) masih menunjukkan adanya penyebaran abu vulkanik.</p>
<p>Karena itu, PJJ untuk sementara diberlakukan selama satu hari.</p>
<p>“Kita putuskan pembelajaran jarak jauh untuk satu hari,” ujarnya.</p>
<p>Benyamin menjelaskan, keputusan tersebut belum bersifat permanen. Pemkot Tangsel akan kembali mengevaluasi kondisi berdasarkan perkembangan data BMKG.</p>
<p>“Karena saya ingin dapat data lagi dan kita evaluasi lagi nanti sore,” jelasnya.</p>
<p>Ia mengatakan, evaluasi tersebut akan menentukan apakah PJJ perlu diperpanjang satu hari atau bahkan dua hari berikutnya.</p>
<p>“Apakah harus diperpanjang lagi satu hari lagi atau dua hari, kita lihat nanti data BMKG yang selalu kami terima,” katanya.</p>
<p>Benyamin menyebut Pemkot Tangsel menerima informasi dari BMKG setidaknya dua kali dalam sehari.</p>
<p>Data tersebut menjadi salah satu dasar dalam menentukan kebijakan terkait kegiatan belajar mengajar.</p>
<p>“Tapi memang sampai dengan hari ini menunjukkan bahwa penyebaran abu vulkanik itu masih terjadi,” ungkapnya.</p>
<p>Kondisi tersebut juga tidak hanya berkaitan dengan abu vulkanik yang masih berada di udara.</p>
<p>Benyamin mengatakan, abu yang sebelumnya telah mengendap di sejumlah permukaan berpotensi kembali beterbangan ketika tertiup angin.</p>
<p>“Walaupun sudah tidak ada lagi abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau, tapi sekarang dan kemarin, abu vulkaniknya itu ada di genteng, ada di pohon-pohonan, ada di daun, ada di mobil,” tuturnya.</p>
<p>“Kalau tertiup angin, ya menyebar lagi,” lanjut Benyamin.</p>
<p>Ia menambahkan, penyebaran abu vulkanik tersebut diperkirakan berdampak terhadap seluruh wilayah kecamatan di Tangerang Selatan.</p>
<p>“Sepertinya memang Tangerang Selatan seluruh kecamatan terdampak abu vulkanik ini,” katanya.</p>
<p>Karena itu, Pemkot Tangsel akan kembali melakukan evaluasi pada sore hari untuk menentukan langkah selanjutnya, termasuk kemungkinan memperpanjang PJJ.</p>
<p>Selain mengevaluasi kegiatan pembelajaran, Pemkot Tangsel juga mempertimbangkan penanganan abu yang telah mengendap di berbagai fasilitas umum agar tidak kembali menyebar akibat tiupan angin.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/abu-vulkanik-masih-menyebar-pjj-di-tangsel-berpotensi-diperpanjang/">Abu Vulkanik Masih Menyebar, PJJ di Tangsel Berpotensi Diperpanjang?</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APBD-P Tangsel 2026 Diproyeksikan Naik Rp387,9 Miliar, Ini Rincian Belanja Daerahnya</title>
		<link>https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-diproyeksikan-naik-rp3879-miliar-ini-rincian-belanja-daerahnya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 04 Sep 2026 04:10:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Tangsel 2026]]></category>
		<category><![CDATA[APBD-P Tangsel 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21107</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Anggaran belanja daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2026 diproyeksikan bertambah Rp387,9 miliar. Berdasarkan Nota Keuangan APBD Perubahan Tangsel 2026, belanja daerah yang semula dianggarkan Rp4.859.090.880.044 bertambah Rp387.937.790.419 menjadi Rp5.247.028.670.463. Dengan perubahan tersebut, belanja daerah Tangsel mengalami kenaikan sebesar 7,98 persen. Kenaikan anggaran tersebut terbagi dalam sejumlah pos belanja. Salah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-diproyeksikan-naik-rp3879-miliar-ini-rincian-belanja-daerahnya/">APBD-P Tangsel 2026 Diproyeksikan Naik Rp387,9 Miliar, Ini Rincian Belanja Daerahnya</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-bertambah-rp3879-miliar-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Anggaran belanja daerah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dalam APBD Perubahan (APBD-P) 2026 diproyeksikan bertambah Rp387,9 miliar.</p>
<p>Berdasarkan Nota Keuangan APBD Perubahan Tangsel 2026, belanja daerah yang semula dianggarkan Rp4.859.090.880.044 bertambah Rp387.937.790.419 menjadi Rp5.247.028.670.463.</p>
<p>Dengan perubahan tersebut, belanja daerah Tangsel mengalami kenaikan sebesar 7,98 persen.</p>
<p>Kenaikan anggaran tersebut terbagi dalam sejumlah pos belanja. Salah satunya adalah belanja operasi yang semula dialokasikan Rp3.502.260.824.753,80 dan bertambah Rp188.313.949.263,29 menjadi Rp3.690.574.774.017,09 atau naik 5,38 persen.</p>
<p>Pada belanja operasi, belanja pegawai naik 1,66 persen menjadi Rp1.726.452.811.220,30. Kemudian belanja barang dan jasa meningkat 9,69 persen menjadi Rp1.800.802.791.680,79.</p>
<p>Belanja hibah juga mengalami kenaikan 0,65 persen menjadi Rp163.222.194.981. Sementara belanja bantuan sosial tetap sebesar Rp96.976.135.</p>
<p>Pos belanja modal turut mendapat tambahan anggaran cukup besar. Dari sebelumnya Rp1.281.830.055.290,20, belanja modal bertambah Rp199.623.251.190,10 menjadi Rp1.481.453.306.480,30 atau naik 15,57 persen.</p>
<p>Belanja modal tanah mencatat kenaikan paling tinggi, yakni 160,34 persen. Anggarannya naik dari Rp58.551.844.244 menjadi Rp152.433.334.150.</p>
<p>Selanjutnya, belanja modal peralatan dan mesin naik 28,93 persen menjadi Rp132.118.339.704,07. Belanja modal gedung dan bangunan bertambah 5,71 persen menjadi Rp514.075.443.633,50.</p>
<p>Sementara belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi meningkat 10,94 persen menjadi Rp653.880.035.590,95.</p>
<p>Berbeda dengan pos lainnya, belanja modal aset tetap lainnya justru mengalami penurunan 35,80 persen. Anggarannya berkurang dari Rp45.088.781.273 menjadi Rp28.946.153.401,78.</p>
<p>Selain itu, belanja tidak terduga juga mengalami kenaikan meski sangat kecil. Anggarannya bertambah Rp589.965,61 menjadi Rp10.000.589.965,61 atau naik 0,01 persen.</p>
<p>Sedangkan belanja transfer tidak mengalami perubahan dan tetap dialokasikan sebesar Rp65 miliar.</p>
<p>Walikota Tangsel, Benyamin Davnie berharap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD tersebut dapat segera dibahas dan disetujui bersama.</p>
<p>“Kami berharap Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan APBD ini dapat segera dibahas dan disetujui bersama, tentunya dengan mempedomani ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” kata Benyamin saat menyampaikan Nota Keuangan dalam Rapat Paripurna DPRD Tangsel, ditulis pada Jumat (4/9/2026).</p>
<p>Benyamin mengatakan, setelah proses pembahasan dan persetujuan selesai, rancangan tersebut akan disampaikan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk dievaluasi.</p>
<p>“Hasil Rancangan Peraturan Daerah ini kemudian akan segera kami sampaikan kepada Pemerintah Provinsi Banten untuk dilakukan evaluasi,” ujarnya.</p>
<p>Sebelumnya diberitakan, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan cukup signifikan. Nilainya bertambah Rp387,93 miliar atau naik 7,98 persen dibandingkan anggaran sebelumnya.</p>
<p>Kenaikan tersebut tercantum dalam Nota Keuangan tentang APBD Perubahan Kota Tangerang Selatan tahun 2026.</p>
<p>Dalam rancangan awal, APBD Tangsel 2026 ditetapkan sebesar Rp4.859.090.880.044. Setelah perubahan, anggaran tersebut bertambah Rp387.937.790.419 sehingga totalnya menjadi Rp5.247.028.670.463.</p>
<p>Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi perubahan anggaran berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya sektor pajak daerah.</p>
<p>“Sektor dari PAD tentu ada peningkatan dari pajak daerah, ya. Itu yang pertama,” kata Pilar.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-diproyeksikan-naik-rp3879-miliar-ini-rincian-belanja-daerahnya/">APBD-P Tangsel 2026 Diproyeksikan Naik Rp387,9 Miliar, Ini Rincian Belanja Daerahnya</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Bukan Untuk Fasilitas Pribadi Pengurus</title>
		<link>https://siarnitas.id/koni-tangsel-tegaskan-tiga-kendaraan-operasional-bukan-untuk-fasilitas-pribadi-pengurus/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 10:17:38 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kendaraan Operasional Koni]]></category>
		<category><![CDATA[Koni Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21103</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan klarifikasi terkait pengadaan sewa kendaraan operasional dan penangguhan dana hibah keolahragaan senilai Rp12 miliar dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Ketua KONI Kota Tangerang Selatan, Mahludin, menegaskan kendaraan operasional tersebut bukan fasilitas pribadi bagi pengurus inti. Kendaraan disiapkan untuk menunjang aktivitas organisasi dan pembinaan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/koni-tangsel-tegaskan-tiga-kendaraan-operasional-bukan-untuk-fasilitas-pribadi-pengurus/">KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Bukan Untuk Fasilitas Pribadi Pengurus</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/koni-tangsel-pastikan-siap-total-gelar-porprov-banten-2026/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> — Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) memberikan klarifikasi terkait pengadaan sewa kendaraan operasional dan penangguhan dana hibah keolahragaan senilai Rp12 miliar dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>Ketua KONI Kota Tangerang Selatan, Mahludin, menegaskan kendaraan operasional tersebut bukan fasilitas pribadi bagi pengurus inti.</p>
<p>Kendaraan disiapkan untuk menunjang aktivitas organisasi dan pembinaan olahraga di Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>&#8220;Kendaraan operasional tersebut diperuntukkan menunjang kegiatan operasional KONI dan seluruh aktivitas yang berkaitan dengan pembinaan keolahragaan,&#8221; ujar Mahludin dalam keterangan resminya pada Kamis (3/9/2026).</p>
<p>Menurut dia, penggunaan kendaraan disesuaikan dengan kebutuhan organisasi. Di antaranya untuk koordinasi, pembinaan atlet, agenda cabang olahraga hingga pelaksanaan tugas dan fungsi KONI.</p>
<p>Penjelasan tersebut disampaikan untuk merespons pemberitaan yang menyebut tiga unit kendaraan diperuntukkan khusus bagi Ketua, Sekretaris, dan Bendahara KONI Tangsel.</p>
<p>Mahludin menegaskan, kendaraan roda empat tersebut merupakan sarana penunjang kegiatan organisasi dan cabang olahraga, bukan fasilitas milik perorangan.</p>
<p><strong>KONI Tangsel Lengkapi Administrasi Hibah Rp12 Miliar</strong></p>
<p>Selain soal kendaraan operasional, KONI Tangsel juga memberikan penjelasan mengenai dana hibah keolahragaan sebesar Rp12 miliar yang saat ini masih ditangguhkan.</p>
<p>KONI Tangsel mengaku terus berkoordinasi dengan Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora).</p>
<p>Organisasi tersebut juga telah mengirimkan surat resmi kepada Dispora untuk menyelaraskan dan melengkapi dokumen administrasi yang dipersyaratkan.</p>
<p>Mahludin menyebut pemenuhan dokumen menjadi bagian dari komitmen KONI Tangsel dalam menjaga akuntabilitas pengelolaan dana publik.</p>
<p>Ia menegaskan, dana hibah dari pemerintah daerah merupakan amanah yang harus dikelola secara tertib, tepat sasaran, dan sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>&#8220;Langkah koordinasi ini kami lakukan untuk memastikan seluruh administrasi terpenuhi,&#8221; kata Mahludin.</p>
<p>Ia berharap proses tersebut dapat memastikan dana hibah digunakan secara optimal untuk kepentingan olahraga di Tangerang Selatan.</p>
<p>&#8220;Sehingga penggunaan dana hibah dapat berjalan baik dan benar-benar optimal mendukung pembinaan serta peningkatan prestasi atlet Tangerang Selatan,&#8221; lanjutnya.</p>
<p>KONI Kota Tangerang Selatan menyatakan terbuka terhadap proses evaluasi yang dilakukan secara berkala.</p>
<p>Organisasi tersebut juga mengajak seluruh pihak melihat persoalan terkait kendaraan operasional dan dana hibah secara utuh serta proporsional.</p>
<p>KONI Tangsel menilai langkah tersebut penting agar proses pembinaan atlet dan pengembangan prestasi olahraga di Tangerang Selatan tetap berjalan sesuai tujuan.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/koni-tangsel-tegaskan-tiga-kendaraan-operasional-bukan-untuk-fasilitas-pribadi-pengurus/">KONI Tangsel Tegaskan Tiga Kendaraan Operasional Bukan Untuk Fasilitas Pribadi Pengurus</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>APBD-P Tangsel 2026 Bertambah Rp387,9 Miliar, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas</title>
		<link>https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-bertambah-rp3879-miliar-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 03 Sep 2026 07:30:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[APBD Perubahan Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[APBD-P Tangsel 2026]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21100</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan cukup signifikan. Nilainya bertambah Rp387,93 miliar atau naik 7,98 persen dibandingkan anggaran sebelumnya. Kenaikan tersebut tercantum dalam Nota Keuangan tentang APBD Perubahan Kota Tangerang Selatan tahun 2026. Dalam rancangan awal, APBD Tangsel 2026 ditetapkan sebesar Rp4.859.090.880.044. Setelah [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-bertambah-rp3879-miliar-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas/">APBD-P Tangsel 2026 Bertambah Rp387,9 Miliar, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p data-placeholder="true" data-pm-slice="1 1 []"><a href="https://siarnitas.id/apbd-banten-2027-diproyeksikan-turun-jadi-rp951-triliun/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) tahun 2026 diproyeksikan mengalami kenaikan cukup signifikan.</p>
<p data-placeholder="true" data-pm-slice="1 1 []">Nilainya bertambah Rp387,93 miliar atau naik 7,98 persen dibandingkan anggaran sebelumnya.</p>
<p data-placeholder="true">Kenaikan tersebut tercantum dalam Nota Keuangan tentang APBD Perubahan Kota Tangerang Selatan tahun 2026.</p>
<p data-placeholder="true">Dalam rancangan awal, APBD Tangsel 2026 ditetapkan sebesar Rp4.859.090.880.044. Setelah perubahan, anggaran tersebut bertambah Rp387.937.790.419 sehingga totalnya menjadi Rp5.247.028.670.463.</p>
<p data-placeholder="true">Wakil Walikota Tangsel, Pilar Saga Ichsan menjelaskan, salah satu faktor yang memengaruhi perubahan anggaran berasal dari peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), khususnya sektor pajak daerah.</p>
<p data-placeholder="true">“Sektor dari PAD tentu ada peningkatan dari pajak daerah, ya. Itu yang pertama,” kata Pilar usai Rapat Paripurna di DPRD Tangsel pada Kamis (3/9/2026).</p>
<p data-placeholder="true">Selain itu, kata dia, masih terdapat penyesuaian terkait bagi hasil dari Pemerintah Provinsi Banten.</p>
<p data-placeholder="true">“Lalu juga kita terakhir itu masih terkoreksi dari bagi hasil provinsi masih terkoreksi,” ujarnya.</p>
<p data-placeholder="true">Pilar menyebut perubahan APBD tahun ini juga diarahkan untuk memperkuat sejumlah sektor pelayanan dasar.</p>
<p data-placeholder="true">“Di perubahan sekarang paling banyak kesehatan sama pendidikan,” katanya.</p>
<p data-placeholder="true">“Kesehatan, pendidikan, paling banyak,” lanjut Pilar.</p>
<p data-placeholder="true">Sementara itu, Sekretaris Daerah Tangsel Bambang Noertjahjo mengatakan tambahan anggaran tersebut akan digunakan untuk sejumlah kebutuhan yang sebelumnya mengalami penundaan atau pergeseran alokasi.</p>
<p data-placeholder="true">“Ya kalau penggunaannya sebetulnya sama. Kita menggunakannya untuk mengembalikan angka yang kemarin kita geser,” kata Bambang.</p>
<p data-placeholder="true">Salah satu kebutuhan yang menjadi perhatian adalah pemenuhan anggaran untuk Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL).</p>
<p data-placeholder="true">“Terutama untuk pemenuhan kebutuhan PSEL ya, untuk kebutuhan dasar belanja pegawai,” ujarnya.</p>
<p data-placeholder="true">Selain itu, perubahan anggaran juga mencakup kebutuhan pengelolaan sampah, pembangunan infrastruktur, hingga sektor pendidikan.</p>
<p data-placeholder="true">“Terus juga untuk kebutuhan dasar penambahan di pengelolaan sampah, penambahan infrastruktur, juga pelayanan pendidikan juga kita tambah,” kata Bambang.</p>
<p data-placeholder="true">Menurutnya, penggunaan anggaran perubahan masih berfokus pada kebutuhan dasar yang sebelumnya telah diidentifikasi dalam APBD murni 2026.</p>
<p data-placeholder="true">“Jadi masih ke hal-hal yang basic yang memang di awal sudah kita identifikasi adanya penundaan bukan kekurangan ya,” jelasnya.</p>
<p data-placeholder="true">Bambang menambahkan, perubahan tersebut juga berkaitan dengan penundaan pengalokasian serta pergeseran anggaran yang dilakukan selama pelaksanaan APBD murni 2026.</p>
<p data-placeholder="true">“Tapi penundaan pengalokasian dan juga berkaitan dengan hal yang kemarin kita lakukan pergeseran di tahap pelaksanaan murni 2026 sampai dengan masa perubahan 2026,” pungkasnya.</p>
<p data-placeholder="true">Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/apbd-p-tangsel-2026-bertambah-rp3879-miliar-pendidikan-dan-kesehatan-jadi-prioritas/">APBD-P Tangsel 2026 Bertambah Rp387,9 Miliar, Pendidikan dan Kesehatan Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilar Minta Proyek Turap dan Bronjong Tangsel Rampung Akhir Tahun</title>
		<link>https://siarnitas.id/pilar-minta-proyek-turap-dan-bronjong-tangsel-rampung-akhir-tahun/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 10:45:14 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Proyek Turap Bronjong Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Walikota Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21097</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta pembangunan turap dan bronjong di sejumlah titik wilayah Tangsel dapat diselesaikan sesuai target, yakni hingga akhir tahun 2026. Pesan tersebut disampaikan Pilar saat melakukan monitoring pekerjaan infrastruktur bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) di Villa Pamulang, Grand Serpong, dan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pilar-minta-proyek-turap-dan-bronjong-tangsel-rampung-akhir-tahun/">Pilar Minta Proyek Turap dan Bronjong Tangsel Rampung Akhir Tahun</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/pilar-saga-tekankan-kualitas-material-proyek-turap-tangsel-harus-sesuai-spek/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan meminta pembangunan turap dan bronjong di sejumlah titik wilayah Tangsel dapat diselesaikan sesuai target, yakni hingga akhir tahun 2026.</p>
<p>Pesan tersebut disampaikan Pilar saat melakukan monitoring pekerjaan infrastruktur bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) di Villa Pamulang, Grand Serpong, dan Bukit Nusa Indah pada Rabu (2/9/2026).</p>
<p>Pilar mengingatkan agar pelaksanaan proyek tidak sampai terganggu ketika memasuki musim penghujan.</p>
<p>Menurutnya, pekerjaan perlu dikebut agar penanganan persoalan di sekitar sungai dapat segera memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>
<p>“Evaluasinya ya saya hanya menitipkan aja supaya pekerjaan diselesaikan secepatnya ya. Jangan sampai nanti masuk musim penghujan lalu terkendala sama waktu ya,” kata Pilar.</p>
<p>Selain percepatan pekerjaan, Pilar juga menyoroti proses normalisasi sungai setelah material pekerjaan diturunkan ke lokasi.</p>
<p>“Dan juga ini kan harus dinormalisasi lagi, karena setelah berangkal turun ya itu harus segera diangkat lagi supaya nanti pada saat masuk musim penghujan sungainya udah ready,” ujarnya.</p>
<p>Pilar berharap seluruh pekerjaan dapat selesai sesuai dengan perencanaan sehingga persoalan yang selama ini muncul di sekitar lokasi bisa segera ditangani.</p>
<p>Sebelumnya, Pilar menyebut pembangunan di tiga titik tersebut berkaitan dengan sejumlah persoalan, seperti longsor, pergeseran tanah akibat pengikisan air sungai, hingga penanganan banjir.</p>
<p>Ia juga meminta konsultan pengawas dan penyedia memastikan pekerjaan tetap mengikuti spesifikasi yang telah ditentukan.</p>
<p>“Dan insyaAllah di akhir tahun ini semua pekerjaan bisa rampung selesai dengan baik dan sesuai rencana,” kata Pilar.</p>
<p>Pilar berharap pembangunan turap dan bronjong tersebut benar-benar menjadi solusi bagi warga yang berada di sekitar lokasi pekerjaan, terutama dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan kondisi sungai dan banjir.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pilar-minta-proyek-turap-dan-bronjong-tangsel-rampung-akhir-tahun/">Pilar Minta Proyek Turap dan Bronjong Tangsel Rampung Akhir Tahun</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pilar Saga Tekankan Kualitas Material Proyek Turap Tangsel Harus Sesuai Spek</title>
		<link>https://siarnitas.id/pilar-saga-tekankan-kualitas-material-proyek-turap-tangsel-harus-sesuai-spek/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 02 Sep 2026 10:30:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Turap Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Wakil Walikota Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21094</guid>

					<description><![CDATA[<p>siarnitas.id – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya kualitas material dalam pembangunan turap dan bronjong yang tengah dikerjakan di sejumlah titik wilayah Tangsel. Hal itu disampaikan Pilar saat melakukan monitoring bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) di Villa Pamulang, Grand Serpong, dan Bukit Nusa Indah pada [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pilar-saga-tekankan-kualitas-material-proyek-turap-tangsel-harus-sesuai-spek/">Pilar Saga Tekankan Kualitas Material Proyek Turap Tangsel Harus Sesuai Spek</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/pilar-saga-pantau-proyek-turap-dan-bronjong-di-tiga-titik-tangsel/"><strong>siarnitas.id</strong></a> – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan menekankan pentingnya kualitas material dalam pembangunan turap dan bronjong yang tengah dikerjakan di sejumlah titik wilayah Tangsel.</p>
<p>Hal itu disampaikan Pilar saat melakukan monitoring bersama Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) di Villa Pamulang, Grand Serpong, dan Bukit Nusa Indah pada Rabu (2/9/2026).</p>
<p>Pilar mengatakan, progres pekerjaan di salah satu lokasi yang dikunjunginya saat ini telah mencapai sekitar 30 persen.</p>
<p>Menurutnya, pelaksanaan di lapangan sejauh ini masih sesuai dengan desain yang telah direncanakan.</p>
<p>“Kalau saya lihat kan ini 30 persen, di sini udah 30 persen pelaksanaan. Sejauh ini masih sesuai dengan desain yang sudah dilihatkan, karena saya juga pegang desainnya,” kata Pilar.</p>
<p>Meski demikian, ia meminta agar kualitas pekerjaan tetap menjadi perhatian selama proses pembangunan berlangsung.</p>
<p>“Ya mudah-mudahan nanti semuanya sesuai ya, dengan kualitas mutu betonnya ya, campuran agregatnya, lalu juga tulangannya ya, dan lain-lainnya harus sesuai dengan spek yang sudah dicantumkan dalam perencanaan,” ujarnya.</p>
<p>Pilar juga meminta konsultan pengawas dan penyedia menjalankan pekerjaan sesuai spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.</p>
<p>Menurutnya, kesesuaian material dan metode pembangunan menjadi bagian penting agar infrastruktur yang dibangun dapat berfungsi secara optimal dalam menangani persoalan longsor, pengikisan sungai, maupun banjir.</p>
<p>Sementara itu, metode pembangunan di setiap lokasi tidak sepenuhnya sama.</p>
<p>Pilar menjelaskan, pekerjaan di Villa Pamulang menggunakan bronjong karena berada di aliran Sungai Angke.</p>
<p>“Ukuran di Villa Pamulang itu tadi pemasangannya bronjong bertahap, karena itu kan sungai ya. Ini berbeda sama ini (proyek Grand Serpong), kalau ini turap,” jelasnya.</p>
<p>Ia menambahkan, penggunaan bronjong di Villa Pamulang juga berkaitan dengan izin dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).</p>
<p>“Kalau di anak kali kita bisa gunakan dengan metode turap beton ya. Kalau di Villa Pamulang karena itu sungai, ya Angke, jadi izin dari BBWS kita diberikan izin pemasangannya sebatas kayak semi permanen dengan bentuk bronjong batu kali ya, diikat dengan kawat seperti itu,” kata Pilar.</p>
<p>Pembangunan bronjong tersebut dilakukan hingga sekitar 10 undakan dengan ketinggian yang bervariasi dan mencapai sekitar lima meter dari fondasi hingga bagian atas.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pilar-saga-tekankan-kualitas-material-proyek-turap-tangsel-harus-sesuai-spek/">Pilar Saga Tekankan Kualitas Material Proyek Turap Tangsel Harus Sesuai Spek</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
