Usai Polemik Tangsel Fun Walk & Run 2026, Pilar Saga Tegaskan Acara Tak Difasilitasi Pemkot

Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan.

Siarnitas.id – Polemik penyelenggaraan Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan.

Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel), Pilar Saga Ichsan, menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan agenda pemerintah dan tidak mendapatkan fasilitasi maupun pendanaan dari Pemkot Tangsel.

Pilar mengatakan, pihaknya telah memerintahkan Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kota Tangerang Selatan untuk segera memanggil penyelenggara agar memberikan klarifikasi sekaligus mempertanggungjawabkan berbagai persoalan yang terjadi dalam pelaksanaan acara.

“Hari ini sama bidang olahraga, saya perintahkan untuk panggil segera dan bisa mempertanggungjawabkan apa namanya kejadian yang kemarin terjadi itu. Karena jujur saja kami Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan ya kecewa ya dengan membawa nama Tangsel tiba-tiba bikin acara bermasalah,” kata Pilar di Pemkot Tangsel pada Senin (3/8/2026).

Menurut Pilar, Pemerintah Kota Tangsel terbuka terhadap siapa pun yang ingin menggelar kegiatan di wilayahnya.

Namun, setiap penyelenggara wajib memenuhi seluruh persyaratan serta melaksanakan kegiatan sesuai standar yang telah ditetapkan agar tidak merugikan masyarakat maupun mencoreng nama Kota Tangerang Selatan.

Terkait penggunaan logo Pemerintah Kota Tangsel dalam materi promosi acara, Pilar mengaku hal itu menjadi perhatian serius.

Ia menegaskan kegiatan tersebut tidak menggunakan anggaran APBD, tidak difasilitasi Pemkot, serta bukan diinisiasi oleh pemerintah daerah.

“Di acara ini tidak ada anggaran APBD, tidak ada fasilitasi dari Pemkot juga. Dan juga memang bukan diinisiasi sama Pemkot. Tapi kenapa menyantumkan logo, itu kan berbahaya sekali,” ujarnya.

Pilar juga membantah informasi yang menyebut Tangsel Fun Walk & Run Festival 2026 merupakan bagian dari rangkaian Tangsel Marathon.

“Gak, gak ada kaitan. Orang kita aja belum mengumumkan ada Tangsel Marathon. Jadi menurut saya itu hati-hati ya menyampaikan ke orang-orang,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Pemkot Tangsel akan meminta pertanggungjawaban penyelenggara.

Bahkan, Pilar memastikan event organizer (EO) yang bertanggung jawab atas kegiatan tersebut tidak akan lagi diberi kesempatan menggelar acara di Kota Tangerang Selatan.

“Yang pasti kami sampaikan bahwa event organizer yang bersangkutan akan dilarang untuk mengadakan event-event di wilayah Kota Tangerang Selatan,” tandas Pilar.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

Bambang Febrianto: