ISPA di Kota Serang Melonjak Saat Erupsi Anak Krakatau, Sempat Tembus 381 Kasus

ilustrasi ISPA

siarnitas.id – Erupsi Gunung Anak Krakatau (GAK) ikut mewarnai pemantauan kesehatan warga Kota Serang pada awal September 2026. Dinas Kesehatan Kota Serang melihat kenaikan kasus ISPA, dermatitis, dan gangguan mata dalam beberapa hari.

Kasus ISPA menunjukkan kenaikan paling tinggi. Dinkes mencatat 190 kasus pada 5 September.

Jumlah tersebut naik menjadi 339 kasus pada 7 September. Sehari setelahnya, angka itu kembali naik hingga 381 kasus.

Namun, Dinkes belum memastikan hubungan langsung antara erupsi GAK dan kenaikan ISPA. Kepala Dinkes Kota Serang Ahmad Hasanuddin mengatakan, masyarakat memang kerap mengalami ISPA.

“ISPA itu infeksi saluran per­napasan akut. Setiap saat juga namanya ISPA itu ada. Bergantung kepada antibodi atau kekebalan setiap orang atau setiap manusia berbeda-beda,” kata Ahmad, ditulis Senin (14/9/2026).

Ahmad juga menjelaskan bahwa daya tahan tubuh setiap orang berbeda. Kondisi tersebut dapat memengaruhi seseorang ketika menghadapi gangguan kesehatan.

Selain ISPA, Dinkes melihat kenaikan keluhan dermatitis dan gangguan mata. Jumlah dermatitis mencapai 24 kasus pada 5 September.

Dua hari kemudian, jumlahnya naik menjadi 43 kasus. Pada waktu yang sama, warga juga melaporkan kenaikan keluhan mata dari sembilan menjadi 14 kasus.

Tren itu kemudian berubah. Dinkes mencatat pada 12 September menunjukkan penurunan pada ketiga jenis keluhan tersebut.

Kasus ISPA turun menjadi 81. Dermatitis juga turun menjadi 11 kasus. Sementara itu, gangguan mata hanya mencapai empat kasus.

Ahmad tetap meminta Puskesmas mengawasi kondisi warga. Ia ingin setiap Puskesmas segera melapor jika petugas menemukan kenaikan ISPA, iritasi mata, atau gangguan kulit yang berkaitan dengan erupsi GAK.

“Kita waspada terus. Saya sampaikan kepada seluruh Puskesmas yang ada di Kota Serang agar supaya me­la­porkan bilamana ada pe­ningkatan terkait dengan infeksi saluran pernapasan akut atau iritasi mata, atau kulit akibat erupsi Gunung Anak Krakatau,” tegasnya.

Ahmad melihat kondisi kesehatan warga mulai membaik. Meski begitu, ia meminta jajaran kesehatan tetap mengawasi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau.

Walikota Serang Budi Rustandi juga mengingatkan warga agar menjaga kesehatan. Ia meminta masyarakat memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah.

“Jaga kesehatan dan gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah,” imbau Budi.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

Bambang Febrianto: