Grup Djarum Akuisisi Perusahaan Media Najwa Shihab, Narasi Kini di Bawah Kendali Baru

Ilustrasi Grup Djarum Akuisisi Media Narasi.

Siarnitas.id – Grup Djarum milik keluarga Hartono memperluas bisnisnya ke sektor media.

Melalui anak usahanya, PT Global Digital International (GDI), Grup Djarum mengakuisisi PT Narasi Citra Sahwahita, perusahaan yang menaungi media digital Narasi.

GDI merupakan entitas pendanaan sekaligus kendaraan investasi di bawah GDP Venture, perusahaan modal ventura milik Grup Djarum.

Rencana pengambilalihan PT Narasi Citra Sahwahita telah mendapatkan persetujuan dari seluruh pemegang saham perusahaan.

Proses tersebut juga telah disetujui dan diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia.

“Pengambilalihan tersebut telah mendapat persetujuan dari seluruh pemegang saham perseroan dan telah disetujui serta diberitahukan kepada Menteri Hukum Republik Indonesia tertanggal 2 September 2026,” demikian tertulis dalam informasi akuisisi yang dikutip Rabu (9/9/2026).

Meski akuisisi telah diumumkan, belum diketahui berapa nilai transaksi yang disepakati.

Informasi mengenai jumlah saham yang dialihkan dalam aksi korporasi tersebut juga belum diungkapkan.

Diketahui, PT Narasi Citra Sahwahita didirikan pada 2018. Perusahaan tersebut menaungi Narasi, media digital yang didirikan oleh Dahlia Citra, Najwa Shihab, dan Catharina Davy.

Narasi kemudian tercatat dan diverifikasi oleh Dewan Pers pada 29 November 2019.

Pengumuman rencana pengambilalihan PT Narasi Citra Sahwahita dilakukan sebagai bagian dari pemenuhan ketentuan Pasal 133 ayat (2) Undang-Undang Nomor 40 Tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas.

Ketentuan tersebut telah mengalami perubahan melalui Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Akuisisi perusahaan yang menaungi Narasi ini menambah daftar langkah GDI dalam mengembangkan portofolio investasi Grup Djarum di industri media.

Sebelumnya, GDI juga menjadi kendaraan investasi Grup Djarum dalam menguasai perusahaan media digital Kumparan.

Baca berita dan informasi menarik lainnya dari siarnitas.id di Google News

Bambang Febrianto: