<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Covid Cicada Archives - siarnitas</title>
	<atom:link href="https://siarnitas.id/tag/covid-cicada/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link></link>
	<description>Jernih Menyiarkan</description>
	<lastBuildDate>Thu, 02 Apr 2026 09:27:44 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.4</generator>

<image>
	<url>https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2022/05/LOGO-S-SIARNITAS-WARNA-BARU-2-120x120.png</url>
	<title>Covid Cicada Archives - siarnitas</title>
	<link></link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Varian “Cicada” Covid-19: Kenali Ciri, Gejala, dan Perbedaannya Dengan Flu</title>
		<link>https://siarnitas.id/varian-cicada-covid-19-kenali-ciri-gejala-dan-perbedaannya-dengan-flu/</link>
					<comments>https://siarnitas.id/varian-cicada-covid-19-kenali-ciri-gejala-dan-perbedaannya-dengan-flu/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 09:27:44 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid Cicada]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=20351</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Varian baru Covid-19 dengan kode BA.3.2 atau dikenal sebagai “Cicada” mulai menjadi perhatian dunia. Meski penyebarannya dilaporkan meningkat di sejumlah negara, pemerintah memastikan varian Covid Cicada ini belum terdeteksi di Indonesia. &#8220;Sampai saat ini akhir Maret 2026, belum ditemukan varian tersebut di Indonesia,&#8221; ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/varian-cicada-covid-19-kenali-ciri-gejala-dan-perbedaannya-dengan-flu/">Varian “Cicada” Covid-19: Kenali Ciri, Gejala, dan Perbedaannya Dengan Flu</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Varian baru Covid-19 dengan kode BA.3.2 atau dikenal sebagai “Cicada” mulai menjadi perhatian dunia.</p>
<p>Meski penyebarannya dilaporkan meningkat di sejumlah negara, pemerintah memastikan varian Covid Cicada ini belum terdeteksi di Indonesia.</p>
<p>&#8220;Sampai saat ini akhir Maret 2026, belum ditemukan varian tersebut di Indonesia,&#8221; ujar Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes Aji Muhawarman, Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Meski belum masuk ke dalam negeri, kewaspadaan tetap diperlukan. Pasalnya, karakteristik varian “Cicada” disebut memiliki kemiripan dengan varian Omicron, terutama dari sisi gejala yang muncul pada penderitanya.</p>
<p>Secara umum, gejala varian Covid Cicada ini kerap menyerupai flu biasa, seperti sakit tenggorokan, demam disertai menggigil, batuk, kelelahan, nyeri tubuh, serta hidung tersumbat.</p>
<p>Dalam beberapa kasus, penderita juga mengalami sakit kepala, mual ringan, hingga sesak napas.</p>
<p>Kondisi ini membuat banyak orang kerap tidak menyadari perbedaan antara Covid-19 dan flu. Padahal, ada beberapa ciri khas yang bisa menjadi pembeda, seperti hilangnya kemampuan penciuman atau perasa, serta gangguan pernapasan yang lebih serius.</p>
<p>Selain itu, masa inkubasi Covid-19 juga cenderung lebih panjang dibandingkan flu. Gejala Covid Cicada yang bisa muncul dalam rentang 2 hingga 5 hari setelah terpapar, bahkan hingga 14 hari.</p>
<p>Sementara flu umumnya menunjukkan gejala dalam waktu 1 hingga 4 hari.</p>
<p>Di berbagai negara, varian “Cicada” dilaporkan mengalami peningkatan kasus dan menyumbang porsi signifikan terhadap infeksi Covid-19.</p>
<p>Sejumlah ahli menilai mutasi pada varian ini memungkinkan virus lebih mudah menghindari perlindungan dari vaksin maupun imunitas alami, sehingga berpotensi meningkatkan penularan.</p>
<p>Meski demikian, hingga saat ini belum ditemukan bukti kuat bahwa varian “Cicada” menyebabkan gejala yang lebih parah dibandingkan varian sebelumnya.</p>
<p>Pemerintah pun mengingatkan masyarakat untuk tetap menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS).</p>
<p>Langkah sederhana seperti mencuci tangan secara rutin, menjaga asupan gizi, istirahat cukup, serta menggunakan masker saat sakit atau berada di keramaian dinilai penting untuk mengurangi risiko penularan.</p>
<p>Dengan mengenali ciri dan gejala sejak dini, masyarakat diharapkan bisa lebih sigap dalam mengambil langkah pencegahan serta tidak keliru menganggap infeksi Covid-19 sebagai flu biasa.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/varian-cicada-covid-19-kenali-ciri-gejala-dan-perbedaannya-dengan-flu/">Varian “Cicada” Covid-19: Kenali Ciri, Gejala, dan Perbedaannya Dengan Flu</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siarnitas.id/varian-cicada-covid-19-kenali-ciri-gejala-dan-perbedaannya-dengan-flu/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Varian COVID-19 ‘Cicada’! Kemenkes Tegaskan Belum Masuk RI</title>
		<link>https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/</link>
					<comments>https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 02 Apr 2026 09:10:02 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Covid 19]]></category>
		<category><![CDATA[Covid Cicada]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=20348</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan varian baru COVID-19 yang dikenal sebagai “Cicada” atau BA.3.2 hingga kini belum terdeteksi di Tanah Air. Kepastian ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran publik di tengah munculnya laporan varian baru secara global. “Sampai akhir Maret 2026, belum ditemukan varian tersebut (Cicada) di Indonesia,” kata Kepala Biro Komunikasi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/">Waspada Varian COVID-19 ‘Cicada’! Kemenkes Tegaskan Belum Masuk RI</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/kemenkes-ungkap-kasus-campak-ri-anjlok-95-persen/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) memastikan varian baru COVID-19 yang dikenal sebagai “Cicada” atau BA.3.2 hingga kini belum terdeteksi di Tanah Air.</p>
<p>Kepastian ini disampaikan untuk meredam kekhawatiran publik di tengah munculnya laporan varian baru secara global.</p>
<p>“Sampai akhir Maret 2026, belum ditemukan varian tersebut (Cicada) di Indonesia,” kata Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik Kemenkes, Aji Muhawarman dalam keterangannya, Kamis (2/4/2026).</p>
<p>Aji menjelaskan, varian BA.3.2 atau Cicada merupakan turunan dari Omicron BA.3 yang telah masuk dalam kategori Varian Under Monitoring (VUM) sejak 5 Desember 2025 oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).</p>
<p>Meski masuk pemantauan, varian ini belum menunjukkan tanda-tanda peningkatan penyebaran yang signifikan di berbagai negara.</p>
<p>Data global juga belum mengindikasikan adanya lonjakan tingkat keparahan, angka rawat inap, maupun kematian akibat varian tersebut.</p>
<p>Berdasarkan penilaian WHO, risiko kesehatan masyarakat dari varian BA.3.2 (Cicada) tergolong rendah. Di Indonesia sendiri, varian yang masih mendominasi adalah XFG dengan proporsi 57 persen, disusul LF.7 sebesar 29 persen, serta XFG 3.4.3 sebanyak 14 persen—seluruhnya juga berada pada kategori risiko rendah.</p>
<p>“Karena situasi masih terkendali dan berisiko rendah, maka tidak ada tindakan khusus berupa pengetatan di pintu masuk negara. Namun demikian Kemenkes tetap melakukan surveilans, pelaporan rutin dari lapangan dan pengujian sampel di lab serta komunikasi risiko,” kata Aji.</p>
<p>Meski kondisi dinilai aman, Kemenkes tetap mengingatkan masyarakat untuk tidak lengah.</p>
<p>Penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) menjadi kunci utama dalam mencegah penyebaran penyakit.</p>
<p>Masyarakat diimbau untuk rutin mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, mengonsumsi makanan bergizi, menjaga waktu istirahat, serta menggunakan masker saat sakit atau berada di keramaian.</p>
<p>Langkah sederhana ini dinilai efektif menjaga daya tahan tubuh sekaligus mencegah potensi penularan, di tengah dinamika varian COVID-19 yang masih terus berkembang.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/">Waspada Varian COVID-19 ‘Cicada’! Kemenkes Tegaskan Belum Masuk RI</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://siarnitas.id/waspada-varian-covid-19-cicada-kemenkes-tegaskan-belum-masuk-ri/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
