Beranda Eksekutif KPK Sebut Survey Penilaian Integritas Banten Paling Rendah

KPK Sebut Survey Penilaian Integritas Banten Paling Rendah

303
0
Kpk
Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata saat acara Roadshow Bus KPK, di Serpong, Kota Tangsel, Jumat (7/10).

siarnitas.id – Provinsi Banten mendapat nilai paling rendah, hal itu berdasarkan dari Hasil Survey Penilaian Integritas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Dalam survey tersebut Banten mendapat 61,4, jauh dari skor rata-rata nasional yang mendapat nilai 7,2.

Wakil Ketua KPK, Alexander Marwata mengatakan hasil skor survey penilaian integritas itu menjadi warning atau peringatan untuk Pemerintah Daerah (Pemda) dan masyarakat.

Baca Juga : Potensi Pendapatan Daerah Bocor, Ada Parkir Liar Tuh di Kawasan Gedung MPP Tangsel

Menurutnya, perilaku koruptif itu tidak hanya saja dimulai dari aparat birokrasi, melainkan juga dari masyarakat.

“Artinya apa, engga bisa dalam pemberantasan korupsi itu hanya berharap integritas dari satu sisi, karena perilaku koruptif itu tidak hanya saja dimulai dari aparat birokrat tetapi bisa juga dari masyarakat, ini harus kita pikir bersama,” kata Alexander, saat acara Roadshow Bus KPK, di Serpong, Kota Tangsel, Jumat (7/10).

Dengan hasil itu, sebagai warga Banten Alexander mengaku sedih, lantaran skor penilaian integritas tanah jawara jauh di bawah rata-rata nasional. Bahkan, nilai yang diperoleh itu paking rendah se-pulau Jawa.

“Saya sebagai warga Banten sedih juga karena penilaian integritas jauh di bawah rata-rata nasional yang nilainya 72. Nusa Tenggara Timur (NTT) saja mendekati 72, ini di banten 61,4 , artinya untuk Pemda di pulau jawa ini, paling rendah Banten,” ungkapnya.

Oleh sebab itu, dia berharap, hasil penilaian integritas yang diperoleh saat ini menjadi cermin untuk Pemda Provinsi maupun Kabupaten Kota, karena pekerjaan pemberantasan korupsi membutuhkan usaha kepercayaan bersama dari semua pihak.

Baca Juga : Gekraf Tangsel Roadshow Sosialisasi Legalitas NIB di Seluruh Kecamatan Tangsel

“Kita berharap teman-teman ASN mendukung juga, kami berharap Pemda di Provinsi Banten atau Pemkab dan Pemkot, ini jadi cermin buat kita bersama, bahwa pekerjaan pemberantasan korupsi itu masih membutuhkan usaha dan kepercayaan bersama dari semua pihak dan tahun ini ada lagi, kita lihat saja nanti apakah ada peningkatan,” pungkasnya.

Baca berita dan informasi lainnya dari siarnitas.id di Google News

(bam)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini