Giat Reses, Anggota DPRD Tangsel Hj. Zulfa Tampung Aspirasi Warga Setu-Serpong

0

Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan, Hj. Zulfa Sungki Setiawati melaksanakan reses masa sidang III Tahun Anggaran 2019 dengan turun langsung ke daerah konsituennya di Kecamatan Setu-Serpong selama 6 hari mulai tanggal 2-7 Desember 2019.

Reses tersebut dilaksanakan dibeberapa kelurahan diantaranya, Rawabuntu, Rawa Mekarjaya, Bakti Jaya, Babakan, Buaran, Ciater, Serpong, Cilenggang, Muncul, Setu, kademangan dan Kranggan.

Reses merupakan salah satu agenda wajib bagi pimpinan dan anggota DPRD yang dilaksanakan 3 kali dalam satu tahun sebagaimana diatur dalam tata tertib pimpinan dan anggota DPRD. Reses masa sidang III ini akan berlangsung dari tanggal 2 – 7 Desember 2019.

Reses dilaksanakan dalam rangka menyerap langsung aspirasi masyarakat, khususnya masyarakat konsituen masing-masing pimpinan dan anggota DPRD melalui kegiatan tatap muka, diskusi dan tanya jawab terkait berbagai aspirasi dan permasalahan yang disampaikan oleh masyarakat.

Dalam resesnya kali ini, anggota DPRD Tangsel Hj. Zulfa Sungki Setiawati memperoleh banyak informasi dan masukan tentang berbagai hal yang disampaikan masyarakat, seperti penerangan jalan, kesehatan, pendidikan, hingga masalah pembangunan infrastruktur.

Di beberapa kelurahan banyak banyak yang mengusulkan pembuatan penerangan jalan, penanganan sampah dan drainase seperti dikelurahan Rawa Buntu, Rawa Mekarjaya, Buaran dan Serpong, adapun dikelurahan lain ada yang mengusulkan perbaikan jalan seperti di Kelurahan Babakan yang secara langsung direspon oleh Hj. Zulfa Sungki Setiawati untuk segera memfasilitasinya laporan dan keluhan masyarakat kpd OPD terkait guna memperjelas regulasi dan teknis pelaksanaannya.

Di Kelurahan Setu, masyarakat mengeluhkan tidak adanya puskesmas rawat inap sehingga masyarakat bisa di rawat di puskesmas tersebut.

Sedangkan di Kelurahan Kademangan dan Kranggan masyarakat lebih banyak menyampaikan permasalahan pemenuhan kebutuhan air bersih yg sangat dibutuhkan dan peremajaan alat angkut pengambilan sampah ke warga yang sudah pada rusak.

Keluhan dan masukan warga oleh Hj. Zulfa Sungki akan menindaklanjutinya dengan mengkonsultasikan kepada pihak terkait yaitu Dinas Lingkungan Hidup.

“Di Kranggan ada yang berobat ke puskesmas tapi tidak dikasih kantong plastik obat itu kan tidak sesuai, masa orang berobat dikasih obat seperti itu dikasih gitu aja,” ungkap RW Kelurahan Kranggan yang mengusulkan perbaikan fasilitas di puskesmas yang ada di Kranggan pada sesi tanya jawab di wilayah tersebut.

Dalam pertemuannya dengan warga masyarakat tersebut, Hj. Zulfa Sungki Setiawati didampingi Sekretaris Kelurahan, RT/RW, pemuda yang diwakili oleh Karang Taruna, tokoh masyarakat dan ulama setempat.

Pada setiap kesempatan, Hj. Zulfa Sungki Setiawati senatiasa berharap kepada masyarakat agar pro aktif terbuka dan tak segan dalam menyampaikan aspirasi mereka, karena dengan banyaknya aspirasi yang masuk, maka makin banyak pula persoalan daerah yang dapat segera diselesaikan.

“Inilah moment dimana masyarakat menyampaikan usulan permasalahan yang ada di wilayah masing-masing untuk segera mendapatkan penyelesaian yang baik, karena kalo tidak ada usulan dari bawah dalam hal ini masyarakat maka kami selaku wakil rakyat tidak mengetahui permasalahan yang terjadi di wilayah kita,” kata Hj Zulfa Sungki Setiawati.

“Dan perlu saya sampaikan bahwa tahun ini pemerintah Kota Tangerang Selatan sedang membangun Tempat Pemakaman Umum (TPU) yang terintegrasi di wilayah Sari Mulya Kecamatan Setu yang sudah di lakukan persiapan pelaksanaanya oleh DLHD,” tandasnya. (*)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini