<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>siarnitas</title>
	<atom:link href="https://siarnitas.id/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://siarnitas.id/</link>
	<description>Jernih Menyiarkan</description>
	<lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 10:04:01 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.9.10</generator>

<image>
	<url>https://siarnitas.id/wp-content/uploads/2022/05/LOGO-S-SIARNITAS-WARNA-BARU-2-120x120.png</url>
	<title>siarnitas</title>
	<link>https://siarnitas.id/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Hotel Tentrem Jakarta Hadirkan ASMARANALA, Pameran Pernikahan dengan Konsep Perpaduan Budaya</title>
		<link>https://siarnitas.id/hotel-tentrem-jakarta-hadirkan-asmaranala-pameran-pernikahan-dengan-konsep-perpaduan-budaya/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2026 10:04:01 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Hotel Tentrem Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[Wedding Showcase]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21387</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Merencanakan pernikahan impian kini bisa dilakukan dengan lebih praktis melalui ASMARANALA Wedding Showcase 2026 yang digelar Hotel Tentrem Jakarta. Mengusung konsep perpaduan budaya, pameran ini menghadirkan lebih dari 35 vendor pernikahan terkurasi untuk membantu calon pengantin mempersiapkan hari istimewa mereka. Acara tersebut akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 7–8 November 2026, di Tentrem [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/hotel-tentrem-jakarta-hadirkan-asmaranala-pameran-pernikahan-dengan-konsep-perpaduan-budaya/">Hotel Tentrem Jakarta Hadirkan ASMARANALA, Pameran Pernikahan dengan Konsep Perpaduan Budaya</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/hotel-tentrem-jakarta-ubah-akhir-pekan-singkat-menjadi-liburan-lebih-bermakna-melalui-stay-a-little-longer-get-more/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Merencanakan pernikahan impian kini bisa dilakukan dengan lebih praktis melalui ASMARANALA Wedding Showcase 2026 yang digelar Hotel Tentrem Jakarta. Mengusung konsep perpaduan budaya, pameran ini menghadirkan lebih dari 35 vendor pernikahan terkurasi untuk membantu calon pengantin mempersiapkan hari istimewa mereka.</p>
<p>Acara tersebut akan berlangsung pada Sabtu dan Minggu, 7–8 November 2026, di Tentrem Ballroom, Hotel Tentrem Jakarta. Bekerja sama dengan Olivia Organizer dan Pranatacara Organizer, ASMARANALA menawarkan kesempatan bagi pasangan untuk menemukan berbagai kebutuhan pernikahan dalam satu lokasi.</p>
<p>Mulai dari busana pengantin, tata rias, dekorasi, hiburan, hingga pilihan hidangan dan venue, pengunjung dapat mengeksplorasi beragam layanan sesuai konsep pernikahan yang diinginkan. Kehadiran puluhan vendor dalam satu tempat juga memudahkan calon pengantin membandingkan pilihan tanpa harus mendatangi banyak lokasi.</p>
<p>ASMARANALA sendiri memiliki arti nyala cinta. Nama tersebut merepresentasikan semangat untuk merayakan kisah cinta yang tumbuh dari perbedaan, kemudian menyatu dalam ikatan pernikahan.</p>
<p>Terinspirasi dari komitmen Hotel Tentrem dalam merawat kehangatan budaya Jawa, ASMARANALA mengangkat tagline &#8220;Where Cultures Unite in Love.&#8221; Konsep ini menempatkan keberagaman tradisi sebagai bagian penting dalam perayaan cinta, sekaligus memberikan ruang bagi setiap pasangan untuk menghadirkan karakter dan cerita mereka sendiri.</p>
<p><strong>Mengangkat Enam Elemen dalam Perayaan Pernikahan</strong></p>
<p>ASMARANALA Wedding Showcase tidak hanya menampilkan berbagai layanan pernikahan, tetapi juga mengajak pengunjung memahami enam elemen yang membentuk pengalaman pernikahan secara menyeluruh.</p>
<p>Enam elemen tersebut meliputi Rupa, Swara, Rasa, Arum, Gatra, dan Atma. Masing-masing menggambarkan aspek berbeda, mulai dari keindahan visual hingga makna yang menjadi dasar sebuah ikatan pernikahan.</p>
<p>Rupa merepresentasikan tampilan visual melalui busana pengantin, tata rias, dan dekorasi. Sementara itu, Swara menghadirkan suasana melalui musik, hiburan, serta pembawa acara yang menghidupkan perayaan.</p>
<p>Pada elemen Rasa, perhatian tertuju pada hidangan yang menjadi bagian dari pengalaman para tamu. Adapun Arum menghadirkan sentuhan keharuman melalui rangkaian bunga dan aroma ruangan yang menyambut pengunjung.</p>
<p>Selanjutnya, Gatra mencakup berbagai aspek nyata dalam penyelenggaraan pernikahan, seperti pemilihan venue, tata ruang, dan perencanaan acara. Seluruh elemen tersebut berpuncak pada Atma, yang merepresentasikan makna cinta, komitmen, serta kesiapan pasangan untuk memulai kehidupan bersama.</p>
<p>Melalui pendekatan tersebut, ASMARANALA ingin menghadirkan inspirasi pernikahan yang tidak hanya berfokus pada kemegahan acara, tetapi juga memperhatikan nilai dan cerita di balik setiap perayaan.</p>
<p><strong>Ada Workshop, Hiburan, dan Penawaran Khusus</strong></p>
<p>Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung dapat mengikuti beragam aktivitas yang telah disiapkan oleh penyelenggara. Demonstrasi, workshop pilihan, serta hiburan akan melengkapi pengalaman calon pengantin saat menjelajahi berbagai stan vendor.</p>
<p>Kegiatan ini memberikan kesempatan bagi pasangan untuk memperoleh referensi, mengenal layanan secara langsung, serta mempertimbangkan berbagai pilihan sebelum menentukan konsep pernikahan.</p>
<p>Hotel Tentrem Jakarta bersama para vendor peserta juga menyiapkan penawaran khusus yang hanya berlaku selama ASMARANALA Wedding Showcase berlangsung.</p>
<p>Tidak hanya itu, calon pengantin berkesempatan memenangkan grand prize berupa paket bulan madu di Hotel Tentrem Jakarta dengan pilihan kamar Wijaya dan Junior Suite. Hadiah lainnya mencakup voucher bersantap di restoran hotel, perawatan spa di Gaharu Wellness, serta berbagai hadiah menarik lainnya.</p>
<p>Penawaran tersebut menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung yang ingin mencari inspirasi sekaligus mengeksplorasi layanan pernikahan dalam satu kunjungan.</p>
<p><strong>Pilihan Venue dari Resepsi Megah hingga Perayaan Intim</strong></p>
<p>Sebagai peraih predikat Best Upscale Wedding Venue 2025 dari Exquisite Media, Hotel Tentrem Jakarta turut menghadirkan beragam pilihan tempat untuk mengakomodasi kebutuhan pernikahan dengan konsep berbeda.</p>
<p>Tentrem Ballroom menjadi pilihan bagi pasangan yang menginginkan resepsi megah dengan kapasitas hingga 800 tamu. Sementara itu, Amarta Hall menawarkan suasana yang lebih privat, sedangkan restoran di hotel tersebut dapat menjadi alternatif untuk perayaan intim bersama keluarga dan orang-orang terdekat.</p>
<p>Beragam pilihan ini memungkinkan calon pengantin mempertimbangkan suasana, kapasitas tamu, serta konsep acara yang sesuai dengan rencana mereka.</p>
<p>Melalui ASMARANALA Wedding Showcase 2026, Hotel Tentrem Jakarta menghadirkan ruang bagi pasangan untuk menemukan inspirasi, mengenal vendor pilihan, dan merancang pernikahan yang mencerminkan kisah cinta serta latar belakang budaya masing-masing.</p>
<p>Pameran ini dijadwalkan berlangsung pada 7–8 November 2026 di Tentrem Ballroom, Hotel Tentrem Jakarta, dengan menghadirkan perpaduan inspirasi, pengalaman, dan pilihan layanan untuk membantu calon pengantin mempersiapkan hari istimewa mereka.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/hotel-tentrem-jakarta-hadirkan-asmaranala-pameran-pernikahan-dengan-konsep-perpaduan-budaya/">Hotel Tentrem Jakarta Hadirkan ASMARANALA, Pameran Pernikahan dengan Konsep Perpaduan Budaya</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta, WTP PT APS Terancam Digugat</title>
		<link>https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-kompensasi-rp539-juta-wtp-pt-aps-terancam-digugat/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 26 Oct 2026 06:36:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Serpong Lagoon]]></category>
		<category><![CDATA[WTP Serpong Lagoon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21384</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Tuntutan ganti rugi warga Perumahan Serpong Lagoon, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kepada pengelola instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) PT Arfa Putra Sugama (APS) memasuki batas waktu yang ditentukan warga. Sebanyak 96 warga ikut mengajukan kompensasi atas kerugian yang mereka alami. Total tuntutan mencapai Rp539.885.394. Warga memberikan tenggat waktu hingga Selasa, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-kompensasi-rp539-juta-wtp-pt-aps-terancam-digugat/">Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta, WTP PT APS Terancam Digugat</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-ganti-rugi-pilar-saga-beri-pengelola-waktu-3-hari/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Tuntutan ganti rugi warga Perumahan Serpong Lagoon, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), kepada pengelola instalasi pengolahan air atau Water Treatment Plant (WTP) PT Arfa Putra Sugama (APS) memasuki batas waktu yang ditentukan warga.</p>
<p>Sebanyak 96 warga ikut mengajukan kompensasi atas kerugian yang mereka alami. Total tuntutan mencapai Rp539.885.394. Warga memberikan tenggat waktu hingga Selasa, 27 Oktober 2026, kepada pihak pengelola WTP untuk merespons tuntutan tersebut.</p>
<p>Warga Serpong Lagoon, Arnis Silvia, mengatakan pengajuan kompensasi dilakukan melalui pengurus RW. Namun, hingga kini, warga belum menerima respons dari pihak perusahaan.</p>
<p>“Warga melalui RW mengajukan kompensasi kerugian, dengan total Rp539.885.394 juta,” katanya kepada redaksi <a href="https://siarnitas.id/liput-pencemaran-air-serpong-lagoon-wartawan-mengaku-dihalangi-di-dcktr-tangsel/"><em>siarnitas.id</em></a> melalui telepon WhatsApp, pada Senin (26/10/2026).</p>
<p>Arnis menjelaskan warga masih menunggu tanggapan perusahaan sampai batas waktu yang telah ditentukan. Jika pengelola WTP tetap tidak memberikan respons, warga berpeluang menempuh jalur hukum melalui gugatan perdata.</p>
<p>“Diberikan deadline besok, Selasa 27 Oktober 2026. Jadi kita tunggu sampai besok, jika tetap tidak ada respons, maka kemungkinan warga akan menyiapkan tuntutan perdata,” tegasnya.</p>
<p>Menurut Arnis, pihak PT Arfa Putra Sugama belum menyampaikan pernyataan sejak rapat dengar pendapat (RDP) di DPRD Tangsel pada 14 Oktober 2026. Perusahaan juga tidak hadir dalam RDP tersebut.</p>
<p>Dalam pertemuan lanjutan bersama Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan dan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), perusahaan disebut tidak menghadirkan pengambil keputusan secara langsung.</p>
<p>“Per hari ini, belum ada respons dari pihak WTP, PT Arfa Putra Sugama ini belum ada statement apa-apa sejak RDP 14 oktober, Dipanggil RDP tidak hadir, pertemuan dengan Wawali dan dinas juga tidak dihadiri langsung oleh pengambil keputusannya,” ungkapnya.</p>
<p><strong>96 Warga Ajukan Kompensasi, 178 Orang Dilaporkan Sakit</strong></p>
<p>Persoalan kompensasi ini berkaitan dengan kasus gangguan kesehatan yang dialami warga Serpong Lagoon. Berdasarkan data yang disampaikan warga, sebanyak 178 orang dilaporkan mengalami sakit dalam periode 16 September hingga 22 Oktober 2026.</p>
<p>Dari jumlah tersebut, 96 warga ikut mengajukan kompensasi melalui pengurus RW. Pengajuan itu menjadi bagian dari upaya warga meminta pertanggungjawaban atas kerugian yang mereka klaim alami.</p>
<p>Arnis mengatakan proses pendataan kompensasi berlangsung dalam waktu terbatas. Surat pengajuan disampaikan kepada pihak WTP pada Jumat sebelumnya, sementara warga hanya memiliki waktu 21–23 Oktober 2026 untuk mengisi formulir.</p>
<p>“Surat disampaikan ke WTP hari jumat lalu, warga hanya punya 2 hari untuk isi form, 21-23 oktober aja. Beberapa yang tidak ngelist, karena tidak menyimpan lagi kuitansi pembayaran rumah sakit,” imbuhnya.</p>
<p>Keterbatasan waktu dan dokumen pendukung membuat tidak semua warga yang mengalami kerugian tercatat dalam pengajuan kompensasi. Sebagian warga tidak lagi menyimpan kuitansi pembayaran rumah sakit sehingga tidak memasukkan kerugian mereka ke dalam daftar.</p>
<p><strong>Warga Tunggu Respons Perusahaan hingga 27 Oktober</strong></p>
<p>Warga kini menunggu sikap PT Arfa Putra Sugama sebelum memutuskan langkah berikutnya. Tenggat waktu pada 27 Oktober menjadi kesempatan bagi perusahaan untuk memberikan tanggapan atas tuntutan kompensasi tersebut.</p>
<p>Jika tidak ada respons hingga batas waktu berakhir, warga mempertimbangkan gugatan perdata untuk memperjuangkan ganti rugi atas kerugian yang mereka alami.</p>
<p>Hingga berita ini disusun, berdasarkan keterangan Arnis Sylvia, warga belum menerima tanggapan dari pihak WTP. Konfirmasi kepada PT Arfa Putra Sugama tetap diperlukan untuk memperoleh penjelasan perusahaan mengenai tuntutan kompensasi tersebut.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-kompensasi-rp539-juta-wtp-pt-aps-terancam-digugat/">Warga Serpong Lagoon Tuntut Kompensasi Rp539 Juta, WTP PT APS Terancam Digugat</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>SMP Negeri 10 Tangsel Gelar Lomba Paskibra se-Jabodetabek, 39 Tim Adu Ketangkasan Baris-Berbaris</title>
		<link>https://siarnitas.id/smp-negeri-10-tangsel-gelar-lomba-paskibra-se-jabodetabek-39-tim-adu-ketangkasan-baris-berbaris/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 24 Oct 2026 06:02:11 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Paskibra Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[SMP Negeri 10 Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21365</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Sebanyak 39 tim tingkat SMP hingga SMA/SMK mengikuti lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) se-Jabodetabek yang digelar di SMP Negeri 10 Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (24/10/2026). Para peserta beradu ketangkasan baris-berbaris, kekompakan, dan kreativitas formasi dalam kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah. Kepala SMP Negeri 10 Tangsel, Kunardi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/smp-negeri-10-tangsel-gelar-lomba-paskibra-se-jabodetabek-39-tim-adu-ketangkasan-baris-berbaris/">SMP Negeri 10 Tangsel Gelar Lomba Paskibra se-Jabodetabek, 39 Tim Adu Ketangkasan Baris-Berbaris</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/ldks-smp-islam-al-azhar-bsd-sukses-digelar-kapolres-tangerang-selatan-bekali-calon-pemimpin-muda/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Sebanyak 39 tim tingkat SMP hingga SMA/SMK mengikuti lomba Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) se-Jabodetabek yang digelar di SMP Negeri 10 Tangerang Selatan (Tangsel) pada Sabtu (24/10/2026).</p>
<p>Para peserta beradu ketangkasan baris-berbaris, kekompakan, dan kreativitas formasi dalam kompetisi yang diikuti pelajar dari berbagai daerah.</p>
<p>Kepala SMP Negeri 10 Tangsel, Kunardi, mengatakan kegiatan tersebut dirancang dan diselenggarakan oleh siswa yang tergabung dalam ekstrakurikuler Paskibra. Para siswa mempersiapkan acara itu selama beberapa bulan sebelum akhirnya terlaksana.</p>
<p>“Kebetulan hari ini di SMP 10 itu sedang menyelenggarakan gelaran lomba Paskibra tingkat SMP-SMA se-Jabodetabek yang dilaksanakan dan diselenggarakan oleh anak-anak ekstrakulikuler Paskibra yang ada di kita di SMP 10, dan kegiatan ini sudah dirancang berbulan-bulan yang lalu dan baru terlaksana hari ini,” kata Kunardi kepada awak media di SMPN 10 Tangsel.</p>
<p>Menurut Kunardi, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan yang tidak hanya berkaitan dengan pelajaran di kelas. Ia menilai para pelajar memiliki potensi besar yang dapat dikembangkan melalui kegiatan ekstrakurikuler, termasuk kemampuan mengelola acara dan menjalin hubungan dengan sekolah lain.</p>
<p>“Saya ingin menunjukkan dan ingin menegaskan bahwa anak-anak kita banyak memiliki talenta yang luar biasa, bahkan sekelas anak SMP saja sudah bisa menyelenggarakan gelaran Lomba Paskibra setingkat se-Jabodetabek,” ujarnya.</p>
<p>Ia menegaskan, pendidikan tidak hanya berfokus pada kecerdasan akademik. Siswa juga perlu memperoleh ruang untuk mengembangkan kemampuan nonakademik melalui pengalaman langsung, termasuk mengatur kegiatan dan bekerja sama dalam sebuah kepanitiaan.</p>
<p>“Kecerdasan itu kan bukan hanya kecerdasan akademik, tapi juga kecerdasan non-akademik,” kata Kunardi.</p>
<p>Selain mengasah keterampilan, Kunardi menyoroti kemampuan siswa membangun komunikasi dengan sekolah lain. Ia juga melihat adanya unsur kewirausahaan dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut, karena para siswa harus mengatur dan menjalankan acara yang melibatkan puluhan tim.</p>
<p>“Bisa membangun komunikasi dengan sekolah-sekolah yang lain, itu juga bagian dari upaya kecerdasan yang luar biasa, entrepreneurship-nya kan luar biasa ini, ternyata anak-anak kita juga mampu,” tuturnya.</p>
<p>Kunardi turut menyinggung pandangan negatif yang terkadang muncul terhadap perilaku anak muda. Menurutnya, masih banyak pelajar yang mempunyai talenta dan mampu menghasilkan kegiatan positif.</p>
<p>“Di sisi lain sedang terjadi dinamika yang mungkin dianggap negatif yang terjadi di luar oleh anak-anak kita. Tapi sebenarnya jauh lebih besar, lebih banyak dari mereka itu yang memiliki talenta-talenta yang luar biasa,” ujarnya.</p>
<p>Ia menambahkan, kepanitiaan lomba melibatkan siswa kelas VII, VIII, dan IX. Siswa kelas IX menjadi koordinator, sedangkan adik-adik kelas mereka ikut mengambil bagian dalam pelaksanaan kegiatan.</p>
<p>“Kegiatan ini panitianya adalah anak-anak Paskibra yang di dalamnya ada kelas 7, kelas 8, kelas 9. Walaupun tetap koordinatornya anak-anak kelas 9. Ini membuktikan bahwa banyak anak-anak kita yang juga mengajak, melibatkan adik-adik kelasnya untuk kegiatan-kegiatan yang sifatnya positif, bukan hanya yang negatif,” kata Kunardi.</p>
<p>Sementara itu, Ketua Panitia, Jonathan Mario Gomez, mengatakan lomba tersebut diikuti 27 tim tingkat SMP dan 12 tim tingkat SMA/SMK. Peserta berasal dari sejumlah wilayah, termasuk Jakarta, Bogor, Depok, dan Tangerang.</p>
<p>“Untuk kegiatan ini tuh ada 39 peserta. Jadi kita ada dua tingkatan, dari SMP itu 27 peserta dan SMA/SMK itu 12 peserta,” kata Jonathan.</p>
<p>Jonathan menjelaskan, jumlah pendaftar sempat mencapai sekitar 40 tim. Namun, hingga pelaksanaan, panitia memastikan 39 peserta yang keikutsertaannya telah jelas.</p>
<p>Panitia memulai registrasi peserta sejak pukul 03.00 WIB. Kegiatan berlanjut dengan apel pembukaan pada pukul 07.00 WIB, kemudian pengarahan teknis dari perwakilan pelatih sebelum peserta tampil sesuai nomor urut.</p>
<p>Untuk menilai penampilan peserta, panitia menghadirkan lima juri profesional dari Garuda Permildas. Tiga juri menilai aspek Peraturan Baris-Berbaris (PBB), satu juri menilai variasi formasi, dan satu juri lainnya menilai tata rias serta kostum.</p>
<p>Jonathan memperkirakan seluruh rangkaian lomba selesai sekitar pukul 14.00 hingga 15.00 WIB, dilanjutkan dengan pembagian hadiah kepada para pemenang.</p>
<p>Kompetisi ini menjadi ajang bagi para pelajar untuk menunjukkan keterampilan baris-berbaris sekaligus memberi kesempatan kepada siswa SMPN 10 Tangsel untuk terlibat langsung dalam pengelolaan kegiatan berskala Jabodetabek.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://www.whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/smp-negeri-10-tangsel-gelar-lomba-paskibra-se-jabodetabek-39-tim-adu-ketangkasan-baris-berbaris/">SMP Negeri 10 Tangsel Gelar Lomba Paskibra se-Jabodetabek, 39 Tim Adu Ketangkasan Baris-Berbaris</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Hari Santri 2026, Pilar Saga Ichsan Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas</title>
		<link>https://siarnitas.id/hari-santri-2026-pilar-saga-ichsan-dorong-santri-kuasai-teknologi-menuju-indonesia-emas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 07:04:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Hari Santri Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21362</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan, mendorong para santri untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta menjaga persatuan dan keberagaman agar dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045. Hal tersebut disampaikan Pilar dalam Apel Hari Santri 2026 di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan. Kegiatan ini diikuti [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/hari-santri-2026-pilar-saga-ichsan-dorong-santri-kuasai-teknologi-menuju-indonesia-emas/">Hari Santri 2026, Pilar Saga Ichsan Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/kawal-keadilan-santri-berkas-perkara-tpks-resmi-masuk-tahap-ii/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Wakil Walikota Tangerang Selatan (Tangsel) Pilar Saga Ichsan, mendorong para santri untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, serta menjaga persatuan dan keberagaman agar dapat berkontribusi dalam pembangunan bangsa menuju Indonesia Emas 2045.</p>
<p>Hal tersebut disampaikan Pilar dalam Apel Hari Santri 2026 di Lapangan Upacara Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>Kegiatan ini diikuti sekitar 1.000 santri, tokoh ulama dari berbagai pondok pesantren di Tangsel, serta masyarakat.</p>
<p>Pilar mengatakan, santri memiliki peran strategis dalam pembangunan bangsa. Karena itu, pemerintah daerah perlu mendukung pengembangan potensi dan kemampuan santri agar mampu menghadapi tantangan zaman.</p>
<p>“Santri merupakan aset penting di masa depan. Pemerintah daerah harus selalu mendukung program-program yang ada di pondok pesantren supaya para santri bisa berkembang dan berkontribusi bagi bangsa,” ujar Pilar, ditulis pada Jumat (23/10/2026).</p>
<p>Peringatan Hari Santri 2026 mengusung tema “Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas”.</p>
<p>Melalui momentum ini, santri diharapkan tidak hanya memperkuat nilai-nilai keagamaan, tetapi juga mengembangkan ilmu pengetahuan, menguasai teknologi, berinovasi, dan meningkatkan kepedulian sosial.</p>
<p>Pilar menegaskan, peran santri dalam menguatkan bangsa perlu terus beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai luhur yang menjadi landasan kehidupan.</p>
<p>“Tema ini mengandung pesan penting bahwa santri memiliki tanggung jawab yang besar dalam menentukan masa depan bangsa. Jika dahulu para santri menguatkan negeri dengan perjuangan mempertahankan kemerdekaan, maka hari ini santri harus menguatkan negeri dengan ilmu pengetahuan, teknologi, inovasi, dan tentu saja akhlak yang mulia. Tantangan zaman memang berubah, tetapi semangat pengabdian kepada negeri tercinta ini bagi seorang santri tidak boleh padam,” kata Pilar.</p>
<p>Dalam kesempatan itu, Pilar juga mengajak para santri meneladani tokoh bangsa yang menjunjung tinggi toleransi, salah satunya almarhum Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.</p>
<p>Menurutnya, santri harus mampu berkiprah di berbagai bidang tanpa meninggalkan nilai-nilai Pancasila serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa.</p>
<p>Ia menambahkan, latar belakang pendidikan pesantren tidak membatasi santri untuk berkontribusi dalam berbagai bidang, mulai dari keagamaan, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan hukum hingga dunia usaha.</p>
<p>“Di mana pun nantinya mereka berada, baik menjadi ulama, cendekiawan, guru, pengacara, profesor, maupun pengusaha, para santri harus tetap menjaga prinsip-prinsip Pancasila serta nilai persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” tutupnya.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/hari-santri-2026-pilar-saga-ichsan-dorong-santri-kuasai-teknologi-menuju-indonesia-emas/">Hari Santri 2026, Pilar Saga Ichsan Dorong Santri Kuasai Teknologi Menuju Indonesia Emas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Gema Kosgoro Tangsel Apresiasi Kinerja Kapolres Boy Jumalolo dalam Menjaga Kamtibmas</title>
		<link>https://siarnitas.id/gema-kosgoro-tangsel-apresiasi-kinerja-kapolres-boy-jumalolo-dalam-menjaga-kamtibmas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 04:14:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Gema Kosgoro Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Polres Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21356</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id &#8211; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kinerja kepemimpinan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Tangerang Selatan. Sejak mengemban amanah sebagai Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo dinilai berhasil menghadirkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/gema-kosgoro-tangsel-apresiasi-kinerja-kapolres-boy-jumalolo-dalam-menjaga-kamtibmas/">Gema Kosgoro Tangsel Apresiasi Kinerja Kapolres Boy Jumalolo dalam Menjaga Kamtibmas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/musda-gema-kosgoro-tangsel-farid-maulana-putra-terpilih-sebagai-ketua/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> &#8211; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Gerakan Mahasiswa (Gema) Kosgoro Kota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kinerja kepemimpinan Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Boy Jumalolo, S.H., S.I.K., M.H., dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>Sejak mengemban amanah sebagai Kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo dinilai berhasil menghadirkan pendekatan kepolisian yang responsif, inklusif, dan humanis.</p>
<p>Pengalaman luas beliau di bidang reserse serta pemberantasan korupsi termasuk kiprahnya di Kortastipidkor Polri dan KPK membawa rekam jejak integritas serta ketegasan hukum yang meningkatkan kepercayaan publik di Tangerang Selatan.</p>
<p>Ketua DPD Gema Kosgoro Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa di bawah kepemimpinan AKBP Boy Jumalolo, Polres Tangerang Selatan tidak hanya fokus pada penegakan hukum secara adil, tetapi juga tanggap hadir di tengah-tengah masyarakat.</p>
<p>&#8220;Kami memberikan aperisiasi setinggi-tinggi nya kepada kapolres Tangsel, AKBP Boy Jumalolo. Kepemimpinan beliau membuktikam bahwa polri hadir secara nyata dan solutif,&#8221; katanya.</p>
<p>Gema Kosgoro Tangsel siap mendukung penuh berbagai program dan terobosan Polres Tangerang Selatan untuk mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan berkeadilan bagi seluruh warga Tangsel.</p>
<p>&#8220;Kami percaya di bawah kepemimpinan AKBP Boy Jumalolo, Polres Tangsel akan menjadi pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat yang profesional sesuai dengan spirit kapolri yakni polisi bersama masyarakat,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/gema-kosgoro-tangsel-apresiasi-kinerja-kapolres-boy-jumalolo-dalam-menjaga-kamtibmas/">Gema Kosgoro Tangsel Apresiasi Kinerja Kapolres Boy Jumalolo dalam Menjaga Kamtibmas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Kranggan Apresiasi Penataan Kawasan Kumuh Tangsel, Jalan dan Drainase Kini Lebih Rapi</title>
		<link>https://siarnitas.id/warga-kranggan-apresiasi-penataan-kawasan-kumuh-tangsel-jalan-dan-drainase-kini-lebih-rapi/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Oct 2026 03:25:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Disperkimta Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan Kawasan Kumuh]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21346</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id &#8211; Warga Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengapresiasi program penataan kawasan kumuh yang dilakukan pemerintah kota. Selain membuat lingkungan lebih tertata, pembenahan jalan dan drainase dinilai meningkatkan kenyamanan warga. Dukungan warga terhadap program tersebut juga diwujudkan melalui kesediaan memberikan sebagian tanah milik pribadi untuk pembangunan jalan lingkungan. Madyani (55), warga Kampung [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-kranggan-apresiasi-penataan-kawasan-kumuh-tangsel-jalan-dan-drainase-kini-lebih-rapi/">Warga Kranggan Apresiasi Penataan Kawasan Kumuh Tangsel, Jalan dan Drainase Kini Lebih Rapi</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/ribuan-rumah-sudah-diperbaiki-tahun-ini-disperkimta-tangsel-targetkan-329-rutlh/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> &#8211; Warga Kelurahan Kranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel), mengapresiasi program penataan kawasan kumuh yang dilakukan pemerintah kota.</p>
<p>Selain membuat lingkungan lebih tertata, pembenahan jalan dan drainase dinilai meningkatkan kenyamanan warga.</p>
<p>Dukungan warga terhadap program tersebut juga diwujudkan melalui kesediaan memberikan sebagian tanah milik pribadi untuk pembangunan jalan lingkungan.</p>
<p>Madyani (55), warga Kampung Koceak, Kranggan, mengatakan keluarganya telah merelakan sebagian tanah untuk kepentingan pembangunan jalan.</p>
<p>Menurut dia, akses jalan yang lebih baik dapat menunjang aktivitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di lingkungan sekitar.</p>
<p>“Program ini bagus karena jalan lingkungan bisa tertata rapi dan cantik pakai paving block tiga dimensi sehingga tidak ada kesan kumuh,” ungkapnya, ditulis Jumat (23/10/2026).</p>
<p>Ia berharap program penataan lingkungan dapat dipertahankan dan dilanjutkan di wilayah lain di Tangsel.</p>
<p>Apresiasi serupa disampaikan Enung (52), warga Kranggan. Ia menilai penataan lingkungan membuat akses menuju rumahnya lebih nyaman.</p>
<p>“Jalannya jadi enggak becek, saluran drainasenya juga jadi tidak terlihat berantakan,” tuturnya.</p>
<p>Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimta) Tangsel pada 2026 melaksanakan program penataan kawasan permukiman di tiga lokasi, yakni Kranggan, Perigi, dan Pondok Aren.</p>
<p>Kepala Bidang Permukiman Disperkimta Tangsel Odi mengatakan, penentuan lokasi penataan mempertimbangkan sejumlah aspek, mulai dari kondisi lingkungan, sanitasi, sosial ekonomi, hingga ketersediaan sarana dan prasarana permukiman.</p>
<p>Di Kranggan, penataan meliputi jalan lingkungan, saluran drainase, serta pemasangan penerangan jalan umum (PJU) bertenaga surya pada titik yang belum memiliki penerangan memadai.</p>
<p>Progres pemasangan PJU di wilayah tersebut saat ini mencapai sekitar 20 persen.</p>
<p>Sementara Kepala Disperkimta Tangsel Aries Kurniawan mengatakan, penataan kawasan permukiman merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah meningkatkan kualitas lingkungan hunian.</p>
<p>Program tersebut diarahkan untuk mendukung terciptanya lingkungan yang lebih tertata, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.</p>
<p>&#8220;Pelaksanaannya mencakup pembenahan infrastruktur dasar dengan mempertimbangkan kebutuhan dan kondisi kawasan,&#8221; tandasnya.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-kranggan-apresiasi-penataan-kawasan-kumuh-tangsel-jalan-dan-drainase-kini-lebih-rapi/">Warga Kranggan Apresiasi Penataan Kawasan Kumuh Tangsel, Jalan dan Drainase Kini Lebih Rapi</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Lindungi Masyarakat dari TPPO, Pemkot Tangsel Perkuat Edukasi dan Pengawasan Wilayah</title>
		<link>https://siarnitas.id/lindungi-masyarakat-dari-tppo-pemkot-tangsel-perkuat-edukasi-dan-pengawasan-wilayah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 22 Oct 2026 06:49:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[TPPO Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21359</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui koordinasi lintas perangkat daerah serta evaluasi pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan sekaligus memastikan perlindungan terhadap korban. Upaya tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang 3A, Pusat Pemerintahan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/lindungi-masyarakat-dari-tppo-pemkot-tangsel-perkuat-edukasi-dan-pengawasan-wilayah/">Lindungi Masyarakat dari TPPO, Pemkot Tangsel Perkuat Edukasi dan Pengawasan Wilayah</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/cegah-tppo-di-tangsel-mathoda-sebut-sinergi-semua-pihak-diperlukan/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Pemkot Tangsel) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanganan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) melalui koordinasi lintas perangkat daerah serta evaluasi pelaksanaan Rencana Aksi Daerah (RAD).</p>
<p>Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan efektivitas pencegahan sekaligus memastikan perlindungan terhadap korban.</p>
<p>Upaya tersebut dibahas dalam rapat yang digelar di Ruang 3A, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang Selatan.</p>
<p>Dalam kegiatan ini, pemerintah daerah didorong untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan edukasi masyarakat, serta mengevaluasi pelaksanaan program pencegahan dan penanganan TPPO.</p>
<p>Perwakilan Deputi Bidang Perlindungan Hak Perempuan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA), Andriani Puspita Ningrum, mengatakan kasus TPPO masih menjadi persoalan yang perlu mendapat perhatian serius.</p>
<p>“Provinsi Banten memiliki kerentanan terhadap TPPO karena berbatasan dengan daerah lain dan memiliki akses melalui bandara internasional. Selain itu, kondisi ekonomi yang sulit, tingkat kesejahteraan masyarakat, serta minimnya pengetahuan mengenai prosedur migrasi yang aman turut meningkatkan kerentanan. Masih banyak masyarakat yang belum memahami bahaya TPPO,” ujarnya, ditulis Kamis (22/10/2026).</p>
<p>Ia menjelaskan, modus TPPO terus berkembang dan dapat menyasar berbagai kelompok masyarakat. Bentuknya antara lain kerja paksa, eksploitasi seksual, penipuan dalam perekrutan pekerja migran, pengantin pesanan, pekerja anak, hingga perekrutan untuk aktivitas penipuan daring atau online scamming.</p>
<p>Menurut Andriani, masyarakat perlu memahami prosedur migrasi yang aman dan lebih cermat dalam menerima tawaran pekerjaan, termasuk kesempatan kerja maupun magang di luar negeri.</p>
<p>Tawaran yang terlihat menjanjikan dapat berujung pada eksploitasi apabila proses perekrutan dan tujuan pekerjaannya tidak jelas.</p>
<p>Ia juga menekankan bahwa TPPO tidak hanya terjadi lintas negara, tetapi juga dapat berlangsung di dalam negeri, baik antarkabupaten maupun antarprovinsi.</p>
<p>Karena itu, pengawasan dan edukasi perlu dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan berbagai pihak.</p>
<p>“Hal ini juga perlu diwaspadai oleh Kota Tangerang Selatan. Memang kota ini bukan titik utama TPPO, tetapi rentan dijadikan kota transit karena berbatasan dengan daerah-daerah rawan TPPO dan memiliki akses yang mudah untuk dijadikan tempat transit,” katanya.</p>
<p>Dalam paparannya, Andriani menjelaskan bahwa identifikasi TPPO mengacu pada tiga unsur, yakni proses, cara, dan tujuan, sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.</p>
<p>Khusus untuk korban anak, unsur cara tidak harus dibuktikan apabila unsur proses dan tujuan telah terpenuhi.</p>
<p>Untuk memperkuat pencegahan, pemerintah daerah didorong memetakan wilayah dan kelompok yang rentan menjadi korban, memperluas sosialisasi hingga tingkat kecamatan, kelurahan, dan sekolah, serta memanfaatkan media sosial sebagai sarana edukasi.</p>
<p>Kolaborasi dengan aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, akademisi, dan tenaga kesehatan juga diperlukan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan TPPO.</p>
<p>“Tangerang Selatan sebenarnya juga sudah menjadi salah satu kota yang baik karena Subgugus Tugas Pencegahan dan Penanganan TPPO sudah terbentuk. Tinggal kita maksimalkan implementasinya,” ucapnya.</p>
<p>Dalam kesempatan yang sama, Kepala Bidang Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Khusus Anak Kota Tangerang Selatan, Irma Safitri, menyampaikan bahwa wilayah Tangsel pernah menjadi tempat transit korban TPPO yang berasal dari luar daerah.</p>
<p>Oleh karena itu, pihaknya melakukan sosialisasi kepada pengurus RT dan RW untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi di lingkungan masing-masing.</p>
<p>Langkah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat mengenali potensi kerawanan dan melaporkan indikasi perdagangan orang kepada pihak berwenang.</p>
<p>“Ini menjadi perhatian kita. Di Tangsel memang pernah terjadi kasus TPPO, tetapi korbannya bukan berasal dari sini. Tangsel dijadikan tempat untuk melakukan TPPO, yakni sebagai lokasi transit. Karena itu, kami menyosialisasikan kepada RT/RW agar ikut memeriksa lokasi dan memantau kondisi di wilayah masing-masing,” kata Irma.</p>
<p>Selain pencegahan, penanganan korban juga perlu dilakukan secara menyeluruh melalui rehabilitasi medis dan sosial, pemulihan psikologis, reintegrasi sosial, serta pemberdayaan ekonomi.</p>
<p>Upaya ini penting agar korban dapat kembali menjalani kehidupan di masyarakat tanpa menghadapi stigma maupun diskriminasi.</p>
<p>Pemkot Tangsel juga akan menyusun kembali Rencana Aksi Daerah (RAD) TPPO untuk periode 2027 dan seterusnya, setelah rencana aksi sebelumnya berlaku pada 2022–2026.</p>
<p>Penyusunan tersebut diharapkan dapat menyesuaikan program pencegahan dan penanganan dengan perkembangan regulasi serta kebutuhan daerah.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/lindungi-masyarakat-dari-tppo-pemkot-tangsel-perkuat-edukasi-dan-pengawasan-wilayah/">Lindungi Masyarakat dari TPPO, Pemkot Tangsel Perkuat Edukasi dan Pengawasan Wilayah</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Warga Serpong Lagoon Tuntut Ganti Rugi, Pilar Saga Beri Pengelola Waktu 3 Hari</title>
		<link>https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-ganti-rugi-pilar-saga-beri-pengelola-waktu-3-hari/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 08:56:40 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Serpong Lagoon]]></category>
		<category><![CDATA[Warga Serpong Lagoon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21343</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Warga Perumahan Serpong Lagoon, Tangerang Selatan (Tangsel), menuntut ganti rugi kepada pengelola air setelah kasus muntaber menimpa sejumlah warga. Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan memberikan waktu tiga hari kerja kepada perusahaan untuk membahas bentuk kompensasi. Pilar menyampaikan hal itu setelah berdiskusi bersama organisasi perangkat daerah (OPD), warga, dan pihak [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-ganti-rugi-pilar-saga-beri-pengelola-waktu-3-hari/">Warga Serpong Lagoon Tuntut Ganti Rugi, Pilar Saga Beri Pengelola Waktu 3 Hari</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/liput-pencemaran-air-serpong-lagoon-wartawan-mengaku-dihalangi-di-dcktr-tangsel/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Warga Perumahan Serpong Lagoon, Tangerang Selatan (Tangsel), menuntut ganti rugi kepada pengelola air setelah kasus muntaber menimpa sejumlah warga.</p>
<p>Menanggapi tuntutan tersebut, Wakil Walikota Tangsel Pilar Saga Ichsan memberikan waktu tiga hari kerja kepada perusahaan untuk membahas bentuk kompensasi.</p>
<p>Pilar menyampaikan hal itu setelah berdiskusi bersama organisasi perangkat daerah (OPD), warga, dan pihak pengelola Water Treatment Plant (WTP) Serpong Lagoon di Gedung DCKTR Tangsel, Jalan Promoter, Lengkong Wetan, Serpong, Rabu (21/10/2026).</p>
<p>Menurut Pilar, warga berhak meminta ganti rugi apabila mengalami kerugian akibat layanan yang mereka terima.</p>
<p>Ia menegaskan bahwa perusahaan tidak cukup hanya memberikan penjelasan, tetapi juga harus menunjukkan tanggung jawab terhadap konsumen.</p>
<p>“Jadi warga menuntut kompensasi dari pihak pengelola. Karena memang di Undang-Undang Perlindungan Konsumen Nomor 8 Tahun 1999, setiap usaha yang menyediakan jasa maupun produk harus bertanggung jawab penuh terhadap apa yang diberikan kepada konsumen. Konsumen berhak meminta ganti rugi dalam bentuk materiil maupun immateriil,” ujar Pilar.</p>
<p>Ia memberikan waktu hingga Senin kepada pihak pengelola untuk membahas kompensasi yang dapat diberikan kepada warga.</p>
<p>Selama waktu tersebut, perusahaan diminta berdiskusi dan mempertimbangkan kerugian yang dialami para pelanggan.</p>
<p>Pilar juga meminta warga menyampaikan secara terperinci dampak yang mereka alami. Dengan begitu, pembahasan kompensasi tidak hanya bersifat umum, tetapi mempertimbangkan kebutuhan warga yang terdampak.</p>
<p>“Apa saja kerugian yang terdampak itu sampaikan kepada pihak perusahaan. Nanti kita jembatani supaya ada solusi bersama-sama antara perusahaan dengan warga. Apakah penggantian biaya kesehatan atau seperti apa, silakan disampaikan kepada pihak perusahaan,” katanya.</p>
<p><strong>Warga Bisa Menempuh Jalur Hukum</strong></p>
<p>Pilar mengingatkan bahwa warga tetap memiliki hak untuk menuntut pertanggungjawaban perusahaan melalui jalur hukum apabila tidak menemukan penyelesaian.</p>
<p>Terlebih, masyarakat selama ini membayar layanan air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.</p>
<p>Ia menyoroti adanya warga yang harus membawa anaknya ke rumah sakit. Kondisi tersebut, menurutnya, perlu menjadi perhatian serius dalam pembahasan ganti rugi.</p>
<p>“Warga bisa menuntut secara hukum sebagai konsumen atas hak yang sudah dia bayarkan. Karena pengelolaan air ini mereka bayar selama ini. Kalau kualitasnya membahayakan, mereka juga mengalami kerugian. Ada yang anaknya sakit sampai masuk rumah sakit, biayanya seperti apa? Pihak perusahaan kita dorong terus untuk melakukan pertanggungjawaban,” tegasnya.</p>
<p>Kasus ini membuat tuntutan warga tidak berhenti pada persoalan kualitas air. Mereka juga membutuhkan kejelasan mengenai tanggung jawab pengelola atas kerugian yang telah dialami, termasuk biaya pengobatan.</p>
<p>Kini, perusahaan memiliki waktu hingga Senin untuk membahas persoalan tersebut. Hasil pembicaraan itu akan menjadi bagian penting dalam menentukan penyelesaian antara warga dan pengelola air Serpong Lagoon.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/warga-serpong-lagoon-tuntut-ganti-rugi-pilar-saga-beri-pengelola-waktu-3-hari/">Warga Serpong Lagoon Tuntut Ganti Rugi, Pilar Saga Beri Pengelola Waktu 3 Hari</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Liput Pencemaran Air Serpong Lagoon, Wartawan Mengaku Dihalangi di DCKTR Tangsel</title>
		<link>https://siarnitas.id/liput-pencemaran-air-serpong-lagoon-wartawan-mengaku-dihalangi-di-dcktr-tangsel/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 04:42:06 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Ragam]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[DCKTR Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Serpong Lagoon]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21340</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id – Seorang wartawan Siarnitas.id, Bambang, mengaku dihalangi saat menjalankan tugas jurnalistik di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/10/2026). Insiden tersebut terjadi ketika Bambang hendak mendokumentasikan rapat terkait agenda Wakil Walikota Tangsel dan persoalan pencemaran air di Perumahan Serpong Lagoon. Bambang menyebut seorang petugas keamanan DCKTR bernama Amir [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/liput-pencemaran-air-serpong-lagoon-wartawan-mengaku-dihalangi-di-dcktr-tangsel/">Liput Pencemaran Air Serpong Lagoon, Wartawan Mengaku Dihalangi di DCKTR Tangsel</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/dcktr-tangsel-gencarkan-sosialisasi-slf-dorong-bangunan-aman-dan-sesuai-standar/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> – Seorang wartawan Siarnitas.id, Bambang, mengaku dihalangi saat menjalankan tugas jurnalistik di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Rabu (21/10/2026).</p>
<p>Insiden tersebut terjadi ketika Bambang hendak mendokumentasikan rapat terkait agenda Wakil Walikota Tangsel dan persoalan pencemaran air di Perumahan Serpong Lagoon.</p>
<p>Bambang menyebut seorang petugas keamanan DCKTR bernama Amir menghalanginya saat hendak mengambil dokumentasi rapat.</p>
<p>Ia mempertanyakan tindakan tersebut karena menurutnya, ada wartawan lain yang diperbolehkan masuk ke area rapat.</p>
<p>&#8220;Saya hanya bertugas untuk meliput di agenda pak Wakil Walikota Tangsel, ketika saya ingin mendokumentasikan rapat tersebut dihalangi oleh Amir staff keamanan DCKTR itu,&#8221; katanya.</p>
<p>Bambang menegaskan, kehadirannya di lokasi bertujuan menjalankan tugas jurnalistik, yakni meliput dan mendokumentasikan kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan publik.</p>
<p>&#8220;Padahal, saya hanya mendokumentasikan rapat tersebut, tapi kenapa ada wartawan yang diperbolehkan masuk ke area rapat tersebut dan saya tidak boleh,&#8221; jelasnya.</p>
<p>Ia juga mempertanyakan alasan di balik perlakuan berbeda terhadap wartawan yang hendak meliput kegiatan tersebut.</p>
<p>Menurut Bambang, tindakan itu menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan akses peliputan di lingkungan pemerintahan.</p>
<p>&#8220;Hal ini sama aja mencederai dan mengintimidasi tugas wartawan yang mencari informasi, ada apa sebenarnya sampai saya dihalangi, padahal jelas ada wartawan yang diperbolehkan masuk,&#8221; ungkapnya.</p>
<p><strong>UU Pers Menjamin Hak Wartawan Mencari Informasi</strong></p>
<p>Penghalangan yang dialami Bambang menjadi perhatian karena Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers mengatur kemerdekaan pers serta hak wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.</p>
<p>Pasal 4 ayat (1) UU Pers menyebutkan bahwa kemerdekaan pers dijamin sebagai hak asasi warga negara. Sementara itu, Pasal 4 ayat (3) menegaskan bahwa pers nasional memiliki hak untuk mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan serta informasi.</p>
<p>Ketentuan tersebut menjadi landasan bagi wartawan untuk menjalankan tugas jurnalistik, termasuk mengumpulkan informasi dan mendokumentasikan kegiatan yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku.</p>
<p>Selain itu, Pasal 6 UU Pers mengatur peran pers nasional dalam memenuhi hak masyarakat untuk mengetahui, mengembangkan pendapat umum berdasarkan informasi yang tepat, akurat, dan benar, serta melakukan pengawasan, kritik, koreksi, dan saran terhadap hal-hal yang berkaitan dengan kepentingan umum.</p>
<p>Pasal 8 UU Pers juga menyatakan bahwa wartawan mendapat perlindungan hukum dalam melaksanakan profesinya.</p>
<p><strong>Penghalang Kerja Jurnalistik Terancam Sanksi Pidana</strong></p>
<p>UU Pers juga memuat ketentuan pidana bagi pihak yang menghalangi kerja jurnalistik. Pasal 18 ayat (1) UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers menyebutkan bahwa setiap orang yang secara melawan hukum dengan sengaja melakukan tindakan yang berakibat menghambat atau menghalangi pelaksanaan ketentuan Pasal 4 ayat (2) dan ayat (3) dapat dipidana.</p>
<p>Ancaman hukumannya berupa pidana penjara paling lama dua tahun atau denda paling banyak Rp500 juta.</p>
<p>Meski demikian, penerapan sanksi tersebut harus didasarkan pada pemeriksaan fakta dan pemenuhan unsur hukum yang berlaku.</p>
<p>Pengakuan Bambang mengenai insiden di DCKTR Tangsel belum dengan sendirinya membuktikan bahwa petugas keamanan tersebut telah melakukan tindak pidana.</p>
<p>Hingga narasi ini disusun, belum terdapat keterangan dari pihak DCKTR Tangsel mengenai alasan wartawan tersebut tidak diperbolehkan mendokumentasikan rapat.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/liput-pencemaran-air-serpong-lagoon-wartawan-mengaku-dihalangi-di-dcktr-tangsel/">Liput Pencemaran Air Serpong Lagoon, Wartawan Mengaku Dihalangi di DCKTR Tangsel</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Tangsel Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Dua Segmen Beton Rusak Jadi Prioritas</title>
		<link>https://siarnitas.id/pemkot-tangsel-rekonstruksi-jalan-rawa-buntu-dua-segmen-beton-rusak-jadi-prioritas/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[Bambang Febrianto]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 21 Oct 2026 03:55:52 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Eksekutif]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Raya]]></category>
		<category><![CDATA[Tangerang Selatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dsdabmbk Tangsel]]></category>
		<category><![CDATA[Rawa Buntu Tangsel]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://siarnitas.id/?p=21352</guid>

					<description><![CDATA[<p>Siarnitas.id — Pekerjaan rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, memasuki tahap pengupasan lapisan aspal lama (scraping) pada Minggu (18/10) malam hingga Senin (19/10) dini hari. Hasil pemeriksaan setelah pengupasan mengidentifikasi dua segmen kerusakan pada struktur beton yang menjadi prioritas penanganan. Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pemkot-tangsel-rekonstruksi-jalan-rawa-buntu-dua-segmen-beton-rusak-jadi-prioritas/">Pemkot Tangsel Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Dua Segmen Beton Rusak Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><a href="https://siarnitas.id/revitaliasi-pedestrian-ciater-dilanjut-dsdabmbk-tangsel-pastikan-nyaman-bagi-pejalan-kaki/"><strong>Siarnitas.id</strong></a> — Pekerjaan rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Kota Tangerang Selatan, memasuki tahap pengupasan lapisan aspal lama (scraping) pada Minggu (18/10) malam hingga Senin (19/10) dini hari.</p>
<p>Hasil pemeriksaan setelah pengupasan mengidentifikasi dua segmen kerusakan pada struktur beton yang menjadi prioritas penanganan.</p>
<p>Pemerintah Kota Tangerang Selatan melalui Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) menangani ruas jalan pada jalur dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya menuju pertigaan Taman Tekno &#8211; Buaran, arah BSD menuju Pamulang.</p>
<p>Pekerjaan pengupasan dimulai sekitar pukul 22.00 WIB menggunakan cold milling machine, alat berat khusus untuk mengupas lapisan aspal lama secara terukur.</p>
<p>Tahapan ini dilakukan untuk membuka lapisan permukaan sehingga kondisi struktur jalan di bawahnya dapat diperiksa sebelum perbaikan dilanjutkan.</p>
<p>Kepala Bidang Bina Marga Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan, Ahmad Fatulloh, menjelaskan bahwa pengupasan aspal merupakan bagian awal dari proses rekonstruksi untuk mengetahui kondisi lapisan jalan dan menentukan penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.</p>
<p>“Pekerjaan ini dilakukan pada satu lajur ruas jalan, mulai dari simpang lampu merah Ruko Kencana Raya sampai pertigaan Taman Tekno &#8211; Buaran. Tahap awalnya adalah pengupasan lapisan aspal. Setelah lapisan tersebut terbuka, kondisi struktur di bawahnya dapat diperiksa dan ditangani sesuai hasil temuan di lapangan,” ujar Ahmad, ditulis pada Rabu (21/10/2026).</p>
<p>Dari hasil pengupasan dan pemeriksaan lapangan, ditemukan dua segmen kerusakan pada struktur beton. Segmen pertama berada di sekitar lampu merah Ruko Kencana Raya hingga sebelum SPBU, dengan panjang sekitar 45 meter dan lebar 6 meter.</p>
<p>Segmen kedua berada di depan Bank Mandiri hingga pertigaan Jalan Tekno Widya–Buaran, dengan panjang sekitar 121 meter dan lebar 6 meter.</p>
<p>Kedua segmen tersebut menjadi prioritas penanganan karena kerusakan yang ditemukan memerlukan perbaikan pada struktur jalan, bukan hanya pelapisan ulang aspal.</p>
<p>“Dari hasil scraping semalam, ditemukan dua titik kerusakan pada struktur beton yang akan ditangani terlebih dahulu. Segmen pertama berada di dekat lampu merah Ruko Kencana Raya, dengan panjang sekitar 45 meter dan lebar 6 meter. Segmen kedua berada di dekat Bank Mandiri, dengan panjang sekitar 121 meter dan lebar 6 meter,” jelas Ahmad.</p>
<p>Secara teknis, struktur jalan pada bagian yang ditangani menggunakan sistem perkerasan kaku (rigid pavement), yaitu lapisan beton yang berfungsi sebagai struktur utama untuk menahan dan mendistribusikan beban kendaraan.</p>
<p>Di atasnya terdapat lapisan aspal AC-BC (Asphalt Concrete–Binder Course), yang berfungsi sebagai lapisan pengikat dalam struktur perkerasan beraspal.</p>
<p>Pada bagian yang mengalami kerusakan, pekerjaan dilanjutkan melalui proses excavation atau pembongkaran beton yang rusak.</p>
<p>Setelah itu, struktur diperbaiki dengan pengecoran menggunakan beton mutu K-350 fast track, sesuai spesifikasi teknis pekerjaan.</p>
<p>Penggunaan beton fast track ditujukan untuk mendukung percepatan pekerjaan. Beton direncanakan menjalani masa pengeringan atau pemeraman awal sekitar tiga hari, dengan tetap memperhatikan persyaratan teknis dan hasil pemeriksaan kekuatan beton sebelum tahapan berikutnya dilaksanakan.</p>
<p>Secara keseluruhan, pekerjaan pembongkaran hingga pengecoran pada dua segmen tersebut diperkirakan membutuhkan waktu sekitar dua minggu.</p>
<p>Durasi ini mencakup rangkaian pekerjaan penanganan struktur beton, bukan semata-mata waktu pengeringan beton.</p>
<p>Setelah perbaikan struktur memenuhi persyaratan untuk dilanjutkan, pekerjaan akan memasuki tahap penanganan lapisan permukaan.</p>
<p>Lapisan aspal AC-BC akan dipulihkan sesuai kebutuhan dan tahapan teknis pekerjaan agar struktur jalan kembali berfungsi sebagaimana mestinya.</p>
<p>Dengan demikian, rekonstruksi tidak hanya berfokus pada permukaan jalan, tetapi juga memperbaiki bagian struktur beton yang mengalami kerusakan.</p>
<p>Selama pekerjaan berlangsung, kondisi permukaan jalan berubah mengikuti tahapan rekonstruksi.</p>
<p>Pengupasan aspal menimbulkan perbedaan ketinggian antara bagian yang telah dikupas dan bagian yang belum dikerjakan.</p>
<p>Kondisi ini membuat permukaan jalan untuk sementara tidak rata dan memerlukan perhatian ekstra dari pengguna jalan.</p>
<p>Ahmad mengimbau pengguna jalan, khususnya pengendara sepeda motor, untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi area pekerjaan.</p>
<p>“Pada saat pengupasan aspal berlangsung, permukaan jalan menjadi tidak rata dan terdapat perbedaan ketinggian. Kami mengimbau pengguna jalan untuk mengurangi kecepatan dan meningkatkan kewaspadaan ketika melintasi area pekerjaan,” katanya.</p>
<p>Pekerjaan pada salah satu sisi lajur juga berpotensi membatasi ruang gerak kendaraan. Pengguna jalan diminta mengikuti rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan serta mengantisipasi kemungkinan perlambatan arus lalu lintas di sekitar lokasi.</p>
<p>“Kami memohon dukungan dan pengertian masyarakat selama pekerjaan berlangsung. Penanganan ini dilakukan untuk memperbaiki kondisi jalan, baik pada lapisan permukaan maupun struktur beton yang mengalami kerusakan. Kami berharap pekerjaan dapat berjalan aman dan kondisi jalan menjadi lebih baik setelah penanganan selesai,” ujar Ahmad.</p>
<p>Dinas SDABMBK Kota Tangerang Selatan mengimbau pengendara untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, menghindari pengereman mendadak, serta berhati-hati saat melintasi bagian jalan yang belum rata.</p>
<p>Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Tangerang Selatan dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan.</p>
<p>Melalui pemeriksaan dan perbaikan lapisan permukaan serta struktur beton yang rusak, penanganan ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas jalan sekaligus mendukung keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran mobilitas masyarakat.</p>
<p>Baca berita dan informasi menarik lainnya dari <strong>siarnitas.id</strong> di <a href="https://whatsapp.com/channel/0029Vb6QscP6RGJDqyxfdA3p"><em><strong>Google News</strong></em></a></p>
<p>The post <a href="https://siarnitas.id/pemkot-tangsel-rekonstruksi-jalan-rawa-buntu-dua-segmen-beton-rusak-jadi-prioritas/">Pemkot Tangsel Rekonstruksi Jalan Rawa Buntu, Dua Segmen Beton Rusak Jadi Prioritas</a> appeared first on <a href="https://siarnitas.id">siarnitas</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
